SELASA , 11 DESEMBER 2018

Call Centre 112 Parepare Jadi Top Nominasi Pelayanan Publik Nasional

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 23 Juli 2018 16:59
Call Centre 112 Parepare Jadi Top Nominasi Pelayanan Publik Nasional

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Program layanan kesehatan Call Centre 112 yang diprakarsai Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe masuk nominasi program Top 99 Inovasi Pelayanan Publik skala nasional.

Hal ini dibenarkan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare,  Amarun Agung Hamka, saat mendampingi Wali Kota Parepare dalam presentasi dan wawancara Top 99 yang dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jakarta, Senin, (23/7/2018). 

“Kemenpan RB telah menetapkan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2018, termasuk Parepare. Saat ini, Bapak Wali Kota Parepare selaku inisiator sementara mengikuti tahap presentasi dan wawancara,” ungkap Hamka, sapaan Mantan Lurah Labukkang.

Hamka menjelaskan, program call centre 112 merupakan program yang digagas  Taufan Pawe di awal menjabat sebagai Wali Kota Parepare. Program ini menjadi program unggulan Pemerintah Kota yang sangat terasa bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. 

“Call Center 112 ini adalah salah satu top 99 Inovasi Pelayanan Publik di bidang pelayanan kesehatan terintegrasi yang digagas oleh Bapak  Wali Kota Parepare kurang lebih 4 tahun lalu atau tepatnya 24 Oktober 2014,” jelas Hamka.

Dalam acara itu, lanjut Hamka, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mempresentasikan inovasi di hadapan para panelis independen yang dibentuk Kemenpan RB dari kalangan akademisi dan profesional.

“Panalisnya, yaitu Bapak JB Kristiadi, St Zuhroh, Tulus Abadi, Eko Prasojo, Indah Suksmaningsih, Nurjamam Mohtar, Neneng Gunadi,” urai Hamka.

Adapun presentasinya, tambah dia, yaitu Inovasi dilakukan dengan sistem “Jemput Bola” untuk memberikan pelayanan secara cepat bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan, utamanya yang bersifat emergency atau darurat.

“Kedua, menyangkut tersedianya Tim Khusus yang kompeten yang terdiri dari dokter, perawat atau bidan dan driver.

Tersedia pula ambulans gratis untuk evakuasi pasien dan untuk pengantaran Jenazah,” paparnya. 

Lanjut Hamka, program itu juga menyediakan pelayanan kesehatan gratis yang terintegrasi dalam Program Jumat Peduli yang dilaksanakan setiap Jumat dengan menyasar pemukiman warga, serta dilengkapi dengan pemeriksaan laboratorium sederhana, seperti Asam Urat, Gula Darah, dan Kolesterol. 

“Inovasi ini menghadirkan pelayanan kesehatan gratis terintegrasi dari berbagai layanan kesehatan secara gratis dan juga pelayanan pengantaran jenazah yang terdiri dari pelayanan mmergency, pelayanan kesehatan gratis Jumat Peduli, pelayanan non emergency, pelayanan kebidanan, pelayanan Tim Medis atau Tim Kesehatan, dan pelayanan jenazah,” terang Hamka, gamblang menguraikan. 

Inovasi kata dia, hadir untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan hanya menelpon atau menekan nomor 112 melalui telepon rumah atau telepon seluler, bebas pulsa alias gratis.

“Selanjutnya tim yang terdiri dari Dokter, Perawat atau Bidan, dan driver menuju lokasi dan tiba kurang dari 15 menit untuk memberikan penanganan awal kepada pasien, sebelum dikirim ke rumah sakit,” tutup eks Adc Gubernur Sulsel, Amin Syam ini. (*)


div>