RABU , 22 AGUSTUS 2018

Calon DPD Berguguran, Tiga Aman, 19 Masih Was-was

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Lukman

Selasa , 31 Juli 2018 11:40
Calon DPD Berguguran, Tiga Aman, 19 Masih Was-was

Gedung MPR/DPD RI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel telah menerima 19 berkas perbaikan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Awalnya, ada 20 calon yang diminta melakukan perbaikan berkas dukungan atau penambahan dukungan, namun hingga batas waktu yang telah ditetapkan, hanya 19 calon yang mengembalikan berkas perbaikannya.

Satu orang yang tidak mengembalikan berkas perbaikan yakni, Harmansyah, staf ahli MPR/DPR RI. Secara otomatis, Harmansyah dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau dinyatakan gugur.

Komisioner KPU Sulsel, Uslimin mengatakan, dari awal, hanya ada tiga calon anggota DPD RI yang dinyatakan memenuhi syarat alias aman. Masing-masing Ketua Umum DPP Apdesi, Sindawa Tarang, Saiful Saleh, dan Amil sadik.

“Sementara 19 calon yang telah melakukan perbaikan, berkasnya kembali akan di verifikasi administrasi, kemudian diverifikasi faktual. Jadi untuk 19 orang ini belum pasti aman,” ujarnya.

Uslimin membeberkan, untuk Saiful Saleh, jumlah dukungan KTP yang memenuhi syarat sebanyak 5.469. Sindawa Tarang sebanyak 3.422 dukungan KTP dan Amil Sadik jumlah sampel memenuhi syarat sebanyak 3.415 KTP.

Harmansyah, kata Uslimin, tidak datang-datang menyerahkan berkas perbaikan hingga berakhirnya masa perbaikan. “Karena tidak datang-datang jadi secara otomatis gugur,” tegasnya.

Sementara itu, Humas KPU Sulsel, Asrar Marlang mengatakan, tahapan verifikasi faktual untuk tahap kedua dimulai hari ini (kemarin) hingga tanggal 12 Agustus mendatang.

“Dalam tahap verifikasi tersebut, berkas pencalonan yang terdaftar akan dikaji dan dicocokkan dengan fakta di lapangan,” ujanya saat ditemui di kantor KPU Sulsel, Senin (30/7).

Dijelaskan, verifikasi faktual dukungan KTP ini sama seperti verifikasi dukungan calon independen yang maju di pilkada. “Jadi, saat ini verifikasi pencocokan dukungan dilakukan di daerah,” katanya. (*)


div>