KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Calon Komisioner Tak Paham PKPU

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Iskanto

Selasa , 30 Oktober 2018 07:40
Calon Komisioner Tak Paham PKPU

#Fajlurrahman Jurdi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Calon Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) tujuh daerah di Sulsel mengikuti tes wawancara yang dimulai kemarin, Senin 29 Oktober.

Tes yang digelar di Fave Hotel, Panakkukang, Jalan Pelita Raya, Makassar ini akan berakhir Jumat 2 November 2018 mendatang.

Sebanyak 160 calon komisioner akan mengikuti tes wawancara itu. Untuk wilayah I sebanyak 88 orang, masing-masing untuk Pinrang sebanyak 20 orang, Wajo 25 orang, Sidrap 21 orang, serta Luwu 22 orang. Sementara untuk wilayah Timsel II terdapat 72 orang, masing-masing untuk Kota Makassar sebanyak 25 orang, Parepare 22 orang, serta Enrekang 25 orang.

Pada hari pertama (kemarin), yang menjalani tes wawancara adalah calon Komisioner KPU Makassar dan Sidrap, sementara daerah lainnya akan menyusul.

Ketua Timsel I, Fajlurrahman Jurdi mengatakan, jika dalm tes itu, masih banyak calon komisioner yang tidak paham soal kewenangannya atau PKPU. “Hampir semua calon tidak bisa menjawab dengan baik soal PKPU,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, dalam tahapan wawancara ini, seluruh calon komisioner wajib memahami undang-undang kepemiluan.

“Kualitas wawasan kebangsaan, kualitas dibidang kepemiluan. Apakah dikuasai undang-undang kepemiluan beserta perangkat PKPU,” jelasnya.

Ia menyebutkan, yang paling wajib diketahui calon adalah tata cara pembagian suara untuk calon legislatif (Caleg) karena mereka akan menghadapi Pileg 2019 yang saat ini sudah masuk tahapan kampanye.

“Mereka juga harus paham undang-undang pelanggaran yang biasa terjadi saat pelaksanaan kampanye, jangan sampai ada diantara mereka tidak tahu mana aturan-aturan yang dibolehkan atau tidak diperolehkan,” tambahnya. (*)


div>