KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Calon Tunggal Berpotensi Turunkan Partisipasi Pemilih

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 23 September 2017 12:30
Calon Tunggal Berpotensi Turunkan Partisipasi Pemilih

Ilustrasi pemilih. (Doc.RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak tahun 2018 mendatang menjadi pekerjaan yang harus diatasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Besar kemungkinan maraknya calon tunggal akan menurunkan tingkat partisipasi warga dalam menggunakan hak pilih. KPU pun diminta melakukan antisipasi sejak dini.

Di Sulsel, ada dua kabupaten yang berpontensi besar kandidat akan melawan kotak kosong atau hanya diikuti calon tunggal, yakni Kabupaten Bone dan Sidrap.

Khusus di Sidrap, nama Fatmawati Rusdi terus mencuat bakal melawan kotak kosong. Pasalnya, anggota DPR RI itu telah menggenggam hampir seluruh rekomendasi partai politik (parpol). Dari 11 parpol peraih kursi di DPRD Sidrap, delapan diantaranya sudah menjadi milik Fatmawati Rusdi.

Sementara di Bone, sang incumbent, Andi Fahsar Padjlangi-Ambo Dalle (Tafaddal Jlid II) masih dianggap begitu kuat oleh sang penantang. Hingga kini, tidak ada calon lawan yang begitu mencolok. Kans melawan kotak kosong pun terbuka lebar.

Untuk mengantisipai menurunnya partisipasi pemilih, pihak KPU Sidrap mengingatkan agar minat masyarakat dalam menggunkaan hak pilihnya tidak menurun meski pilkada nantinya hanya diikuti calon tunggal.

Komisioner KPU Sidrap, Alimuddin Baharuddin mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Sidrap di 11 kecamatan yang ada. Terutamanya perekaman KTP-el.


div>