SABTU , 20 OKTOBER 2018

Calon Wakil Kepala Daerah Bukan Sekedar Pelengkap

Reporter:

Iskanto - Suryadi

Editor:

asharabdullah

Jumat , 09 Maret 2018 13:30
Calon Wakil Kepala Daerah Bukan Sekedar Pelengkap

Ilustrasi (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Peran calon wakil kepala daerah dalam kontestasi Pilkada, tentunya tak boleh dipandang sebelah mata. Bisa jadi, calon wakil kepala daerah lebih populer dari calon kepala daerahnya.

Efek wakil ini akan berpengaruh besar. Tak heran bila sampai saat penentuan calon wakil, terkadang Calon Kepala Daerah (Cakada) melakukan sejumlah pertimbangan. Lantas, seperti apa peran dan efek calon wakil di Pemilihan Gubernur (Pilgub), dalam mendongkrak perolehan suara masing-masing pasangan?

Dalam analisisnya, Pakar Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Prianto, menuturkan, kehadiran wakil dalam mendongkrak perolehan suara sangat besar. Apalagi, baik calon kepala daerah dan wakilnya memiliki basis elektoralnya untuk meraup pundi-pundi suara dukungan.

“Calon wakil kepala daerah tentu besar peran elektoralnya. Perannya di pemerintahan sangat strategis. Beberapa pasangan malah saling melengkapi basis-basis elektoralnya,” kata Luhur, Kamis (8/3) kemarin.

Karena memang, menjadi wakil bukan hanya sekadar pelengkap dalam memimpin pemerintahan nantinya. Tetapi, bagaimana memberikan kontribusi kepada pasangannya dalam meraih apa yang menjadi tujuannya. “Sebenarnya calon wakil perlu juga ditantang untuk kontribusi elektoralnya,” ujarnya.

Bagi wakil yang tidak dapat menopang dan melengkapi kerja-kerja politik dalam pencalonan kepala daerah nanti, bisa jadi berubah petaka. Karena pada beberapa kasus, dalam mengurus pemerintahan, baik kepala daerah dan wakilnya tidak harmonis.

“Meskipun sesungguhnya pasangan kepala daerah dan wakilnya bersifat saling melengkapi. Tetapi faktanya, calon wakil yang kurang kuat kontribusi elektoralnya cenderung “dikebiri” perannya oleh sang kepala daerah, jika telah terpilih,” terang Luhur.

Sementara, calon wakil gubernur nomor urut 1, Aziz Kahar Mudzakkar, mengatakan, sebagai wakil calon gubernur Nurdin Halid (NH), dirinya berperan melakukan sosialisasi, untuk meningkatkan elektabilitas serta partisipasi pemilih.

Melakukan hal positif, serta silaturahmi bersama masyarakat. “Penyampaian program juga perlu, untuk diketahui masyarakat,” ujarnya. (*)

 


div>