MINGGU , 24 JUNI 2018

Calon Wali Kota Palopo Ditetapkan Sebagai Tersangka

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Rabu , 14 Maret 2018 17:35
Calon Wali Kota Palopo Ditetapkan Sebagai Tersangka

int

PALOPO, RAKYATSULSEL.COM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo menetaplan Calon Wali Kota Palopo Dr. Akhmad Syarifuddin Daud alias Ome sebagai tersangka ujaran kebencian (hate speech).

Penetapan itu disampaikan Ketua Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), Syarifuddin Djalal saat menggelar konferensi pers di kantor Panwaslu Kota Palopo, Jalan Anggrek Kelurahan Tompotikka, Rabu (14/3).

Syarifuddin Djalal mengatakan, penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka dilakukan pada tanggal 9 Maret lalu.

“Sebenarnya penetapan itu dilakukan tanggal 9 Maret lalu melalui sidang ketiga, namun baru sekarang diumumkan terbuka ke publik dengan pertimbangan teknis dan efektifitas proses penyidikan,” ujar Syarifuddin.

Penetapan Ome sebagai tersangka, kata Syarifuddin, sudah melalui prosedur yang sesuai dengan tiga alat bukti dan sejumlah saksi pendukung.

“Kami menghadirkan tiga saksi ahli yakni ahli bahasa, ahli hukum forensik dan ahli pidana yang namanya dirahasiakan,” bebernya.

Syarifuddin juga mengaku jika yang bersangkutan (Ome) hari ini diagendakan untuk menjalani pemeriksaan pertama. “Namun yang bersangkutan tidak hadir,” jelasnya.

Kasus Ujaran Kebencian yang menjerat Ome terjadi saat melakukan kampanye dialogis di Jalan Cakalang beberapa waktu lalu. (*)


div>