SELASA , 12 DESEMBER 2017

Camat Ujung dan Lurah Labukkang Kompak Kunjungi Warga Tidak Mampu

Reporter:

Editor:

niar

Senin , 27 November 2017 17:18
Camat Ujung dan Lurah Labukkang Kompak Kunjungi Warga Tidak Mampu

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kecamatan Ujung ditunjukkan dengan mengunjungi warganya yang tidak mampu. Selain kondisi perekonomian yang lemah, warga yang dikunjungi Lurah Labukkang, Yusuf Azis dan Camat Ujunh Yunus Nonci ini juga menderita penyakit jantung bawaan di Rat 07, Jalan Singa, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Camat Ujung, Yunus Nonci menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang menimpa Nirmawati, warganya. Menurutnya, pemerintah Kecamatan tidak akan tinggal diam melihat kondisi warganya yang membutuhkan.

“Kita turun langsung melihat kondisi kesehatan Nirmawati. Bukan hanya itu, kita juga bertanya apa yang dia butuhkan. Kita sadar, kondisi Nirmawati saat ini tidak ada yang menafkahi,” ujar Yunus Noncy.

Sementara, Lurah Labukkang, Yusuf Azis, mengaku, jika saat ini Nirmawati belum mendapatkan bantuan Rastra dari pemerintah. Namun, pihaknya telah mengusulkan penerimaan bantuan untuk Nirmawati pada musyawarah kelurahan.

“Untuk penerimaan Rastra, yang tentukan pusat, bukan kami. Tapi kami telah mengusulkan penerimaan bantuan lainnya, seperti bedah rumah,” ujar Yusuf.

Menurutnya, kondisi rumah Nirmawati memang sudah tidak layak. Apalagi kalau hujan, air masuk kedalam rumah.
“Kita juga akan laporkan ke pihak Call Center 112 untuk rutin memeriksa kondisi kesehatan dari Nirmawati,” katanya.

Sementara, Nirmawati, mengaku, jika penyakit yang dideritanya sudah ada mulai dari SD kelas 2. Bahkan lanjut dia, pihak medis sudah sering kali memberi rujukan untuk mengobati penyakitnya tersebut.

“Saya sakit jantung bawaan, sudah dikasih rujukan ke Makassar sama dokter. Tapi karena kondisi ekonomi, dan keluarga yang khawatir sehingga tidak mengijinkan,” akunya.

Nirmawati bercerita, jika untuk memenuhi hidup sehari-hari. Dirinya hanya berharap dari uluran tangan dari keluarga, teman atau orang lain.
“Untuk makan biasanya saya dikasih pak dari kerabat,” katanya. (nia)


div>