SENIN , 22 JANUARI 2018

Camp Dayung Memprihatinkan, Berbuah Emas Pertama Sulsel

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Minggu , 09 September 2012 20:11
Camp Dayung Memprihatinkan, Berbuah Emas Pertama Sulsel

Kondisi camp tim dayung Sulsel beratapkan tenda yang disanggah kayu seadanya (kiri). Anwar Tarra-Syahrul Saputra mempersembahkan emas pertama kontingen Sulsel di PON Riau, kemarin.

Laporan: Azis Kuba Dari Pekanbaru

 

Kondisi camp tim dayung Sulsel beratapkan tenda yang disanggah kayu seadanya (kiri). Anwar Tarra-Syahrul Saputra mempersembahkan emas pertama kontingen Sulsel di PON Riau, kemarin.

RAKYAT SULSEL . POSKO tim peserta dayung PON XVIII 2012 berbagai kontingen tampak kontras dengan kemegahan gedung venue pertandingan yang berada di pinggir Danau Kebun Novi, Kabupaten Kuatan Sengingi, Riau. Di situ, panitia mendirikan tenda-tenda besar model lancip berwarna putih, tepat  di samping gedung.

Sayangnya, di antara jajaran camp kontingen, posko Tim Dayung Sulawesi Selatan tidak ada. Mereka ditempatkan di luar, tepatnya pinggir jalan arena ini. Tragisnya, camp dayung dari kontingen Sulsel hanya beratapkan tenda terpal. Itu pun terpal bekas dan bolong di sejumlah bagian. Sedangkan penyangga tenda hanya batang kayu seadanya.

Namun, kemirisan itu justru berbuah prestasi. Camp yang memprihatinkan terjawab dengan medali emas pertama kontingen Sulsel di PON Riau. Sulsel pantas berterima kasih kepada Anwar Tarra-Syahrul Saputra yang sukses mempersembahkan medali emas pada nomor Canoe double putra 1.000 meter dengan waktu tempuh 4,00,706 menit.

Pertandingan yang digelar di Danau Kebun Novi, kemarin, Sulsel mengalahkan tim Jawa Barat, Jambi, Jawa Timur, Riau dan Papua Barat di babak final. Untuk medali perak direbut tim Jabar dengan catatan waktu 4.03.341 menit dan medali perunggu direbut tim Jambi dengan catatan waktu 4.03.796 menit.

Pelatih Dayung, Baso Akbar dan Zainal Abidin menyebutkan dirinya sangat bersyukur mampu mempersembahkan emas kepada Sulsel untuk yang pertama kalinya di PON XVIII 2012 ini. “Kita patut berbangga atas prestasi Anwar Tarra dan Syahrul Syaputra atas medali emas yang diraihnya,” kata Baso.

Ia menyebutkan dipilihnya Syahrul sebagai pasangan Anwar pada nomor ini sangat tepat. Padahal keduanya berpasang dalam waktu satu bulan latihan.

Syahrul sendiri sangat berbangga dapat berpasangan dengan seniornya, Anwar. Apalagi dengan latihan hanya satu bulan. “Tentu memberikan saya motivasi untuk tetap giat berlatih. Waktu dia (Anwar) TC (training camp) saya latihan sendiri. Saya bangga sekali berpasangan dengan senior,” ucap Syahrul.

Anwar sendiri menyebutkan sangat bersyukur memberikan emas kepada Sulsel. “Saya kunci saya kita harus menang,” ujarnya.

Alhasil, keprihatinan kontingen dayung Sulsel dengan camp seadanya, lenyap seketika dengan perjuangan yang dibuktikan prestasi. “Ini bukan soal seperti apa tempat yang diberikan panitia kepada Sulsel, tapi prestasi yang kami berikan,” kata Koordinator Monitoring dan Evaluasi, Dr Abraham Razak, di  posko Sulsel.

“Kita patut berbangga dengan semua ini atlet kita Anwar Tarra berhasi meraih emas,” tambahnya.

Keadaan venue yang berada sekitar 125 kilometer dari Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau tampak tak sepenuhnya selesai dari pengerjaan sejak tiga tahun lalu. Panitia lokal disana mengakui jika pengerjaan venue ini belum rampung. Tidak teraturnya kendaraan para kontingen membuat arena ini makin semrawut. “Lihatlah kondisinya sekarang ini. Sebenarnya ini belum selesai tapi perlombaan harus tetap jalan, ” kata Roby, salah satu panitia lokal yang selalu mengawal kontingen Sulsel.

Dia menceritakan, sejak ditetapkan sebagai tempat pertandingan dayung, tiga tahun lalu danau yang dulunya tak seluas seperti sekarang ini mulai dikeruk. Hingga luas tambahannya mencapai 1.000 x 500 meter.

Tidak hanya itu, penginapan yang disediakan PB PON di Teluk Kuantan dianggap cukup jauh dari danau, sehingga tidak hanya Sulsel  yang berinisiatif untuk mengontrak rumah warga di sekitar danau itu. “Iya ini untuk memudahkan untuk latihan bagi tim,” kata Abraham, atlet dayung Sulsel. (*)


Tag
div>