SENIN , 22 OKTOBER 2018

Catat! Progres Penyelesaian Kisruh Pasar Sentral Dilaporkan Besok

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 13 Oktober 2016 13:12
Catat! Progres Penyelesaian Kisruh Pasar Sentral Dilaporkan Besok

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kisruh pedagang Pasar Sentral dengan pengelola pasar, PT Melati Tunggal Inti Raya masih terus berlanjut. Untuk menyelesaikan kisruh ini, sejumlah pihak kembali menggelar pertemuan di Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) Jl Perintis Kemerdekaan, Rabu (12/10).
Pertemuan ini dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Ketua Kadin Sulsel Zulkarnain, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, perwakilan pedagang dan PT MTIR.
Diketahui, pertemuan yang membahas nasib ribuan pedagang pasar sentral telah digelar secara maraton beberapa waktu terakhir. Dari beberapa kali pertemuan telah dipetakan tiga persoalan mendasar dalam penentuan harga. Perbedaan itu timbul disebabkan adanya perbedaan metode dalam penghitungannya.
Ada tiga elemen yang menjadi dasar penghitungan saleable area yaitu lods, lantai lima dengan peruntukan terminal, dan penyewa besar. Harga yang diperhitungkan oleh PT MTIR berbeda dengan perhitungan pedagang, dan Pemkot Makassar. Sementara hitungan dari pemkot dengan Kadin Sulsel sama.
Selain tiga hasil penghitungan harga PT MTIR, pedagang, dan Pemkot-Kadin Sulsel, Unhas juga menyodorkan hasil perhitungan yang berbeda dari ketiganya.
Rencananya, hasil hitungan dan progres penyelesaian polemik pasar sentral ini akan diserahkan ke Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada tanggal 14 Oktober 2016 besok.
“Pemkot menghitung secara fair, terbuka, dan transparan, dalam hal ini kami berada di tengah-tengah, tidak memihak,” tegas Danny Pomanto, sapaan wali kota.
Sementara itu, dalam pertemuan tersebut Bendahara Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Makassar (APPSM), Mohammad Ramli meminta kejelasan nasib ribuan pedagang pasar sentral yang hingga kini masih terkatung-katung.
“Kami sudah cukup lama menderita di tempat penampungan. Sudah enam tahun dan tidak ada kejelasan,” keluhnya. (mg04/C)


div>