SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Cegah DBD, Taufan Terjun Langsung Lakukan Fogging

Reporter:

Editor:

dedi

Minggu , 05 Maret 2017 18:17
Cegah DBD, Taufan Terjun Langsung Lakukan Fogging

Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, saat melakukan fogging di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Minggu (05/03/2017).

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Dalam melakukan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe memimpin langsung melakukan fogging, di Rukun Warga (RW) 08 Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Minggu (05/03).

Hal tersebut dilakukan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap korban banjir di wilayah setempat.

Menurut Taufan, dilakukan hal ini, agar masyarakat tidak terjangkit penyakit DBD, pasca banjir beberapa waktu lalu, dengan menyasar titik-titik yang tergenang air.

Karena, kata dia, tidak menutup kemungkinan, masih banyak barang-barang bekas yang masih terisi air, dan hal itu dikawatirkan menjadi sarang berkembangnya nyamuk, yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah.

“Kami terus memikirkan masyarakat supaya bisa tercegah dari penyakit demam berdarah, yang sangat berbahaya tersebut. Sehingga harus ditangani secara serius dan dicegah sedini mungkin. Supaya tidak menimbulkan bahaya dan masyarakat tetap terselamatkan,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Muh. Yamin, mengungkapkan, fogging umumnya untuk membunuh nyamuk dewasa saja.

Namun, kata dia, sebagai bentuk pencegahan awal, fogging masih efektif. Pasalnya, jika nyamuk dewasa mati, telurnya masih ada dan itu akan tumbuh lagi, sehingga jika terkena air, akan menetas dalam dua hari dan menjadi jentik.

“Kami memiliki program pemutusan mata rantai demam berdarah, melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dalam bentuk Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (GSRSJ). Minimal yang harus dilakukan masyarakat yakni, membuang genangan air yang tidak terpakai, seperti kaleng dan botol-botol bekas yang ada airnya,” pungkasnya.


div>