KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Cegah Peredaran Narkotika, BNNP Sulsel Gelar Operasi di Bandara

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 27 Desember 2016 22:41
Cegah Peredaran Narkotika, BNNP Sulsel Gelar Operasi di Bandara

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM  – Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, Rosna Tombo, mengatakan saat ini telah menemukan 9 kasus pengiriman Narkotika melalui jasa pengiriman sehingga Satuan tugas (Satgas) terpadu yang dikomandoi BNNP Sulsel bersama tim terpadu melakukan operasi di terminal cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Selasa (27/12).

Dalam sidak tersebut terdapat 30 personel yang dilibatkan beserta dua ekor anjing pelacak (K9) khusus narkotika.

“Jadi untuk satgas terpadu ini, kami fokus melakukan operasi di terminal cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, karena ada sembilan kasus sebelumnya yang pengirimannya melalui jasa pengiriman udara atau cargo. Dari Sulsel yang akan dikirim ke Papua dan Papua Barat. Dan sebaliknya ada dari luar yang dikirim ke Sulsel,” ujarnya.

Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Agus Budiman Manalu, menjelaskan  dalam operasi tersebut telah melibatkan beberapa instansi terkait yang di SK kan oleh Gubernur Sulsel, seperti Polri, TNI AU, AD, AL, Beacukai, Pelindo, Angkasa Pura, Satpol PP serta instansi lainnya.

“Operasi interdiksi bersama tim satgas terpadu baru pertama kali dilakukan di Cargo. Meski sebelumnya untuk operasi interdiksi sudah sering dilakukan BNNP Sulsel sebagai program kerja,” katanya.

Bahkan, lanjut Agus Budiman, pihaknya akan terus melakukan operasi terus menerus, walaupun bukan pergantian tahun demi, agar tidak mudah benda haram tersebut masuk di Sulsel. Apalagi beberapa pekan lalu BNNP Sulsel telah menemukan ganja pengeriman melalu JNE dan POS.

“Banyak kasus yang ditangani berasal dari jasa pengiriman. Meskipun, nilainya terbilang kecil tapi bisa kita tangani, dan semua itu terintegrasi sesuai perintah Presiden dalam penanganan Narkotika yang penangannya harus dilakukan bersama-sama dengan instansi terkait lainnya,” tutunya.

Agus Budiman menggungkapkan, bahwa di Sulsel berada peringat sebelas tentang peredaran narkotika. “Berdasarkan data dari Polda Sulsel kita masuk peringkat 11 tentang peredaran narkotika di Indonesia,” ungkapnya


div>