JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Cegah TKI Ilegal, Imigrasi Parepare Tolak 19 Berkas Pemohon Paspor

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 01 Agustus 2018 08:14
Cegah TKI Ilegal, Imigrasi Parepare Tolak 19 Berkas Pemohon Paspor

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Salah satu bentuk komitmen Imigrasi Kelas II Parepare dalam mencegah adanya Tenaga Kerja Indonesia ilegal, yaitu dengan melakukan penundaan penerbitan paspor pemohon yang tidak melalui prosedur.

Kepala Seksi (Kasi) Lalu Lintas dan Status Keimigrasian Kelas II Parepare, Imam Prawira mengatakan, hingga tahun 2018, sebanyak 19 berkas penundaan penerbitan paspor yang dilakukan pihaknya.

“Penundaan penerbitan paspor diduga kuat karena pemohon ingin mencari kerja secara ilegal atau TKI Non-Prosedural sehingga, dominan kami tolak,” ujar Wira, sapaannya.

Salah satu modusnya kata dia, seperti ingin melakukan kunjungan keluarga di negara yang dituju, namun setelah melakukan pendalaman pemohon tidak bisa membuktikan hal tersebut.

“Misalnya mereka ingin ke acara pernikahan tetapi, mereka tidak bisa memperlihatkan bukti atau berkas pendukung lainnya. Kami juga melihat dari usia produktif, sekitar 17 tahun keatas hingga 50 tahun kebawah. Namun tidak serta merta pemohon usia produktif kami curigai. Kami hanya meminta berkas pendukung, jika lengkap pasti kami proses, tapi kalau tidak tentu kami tolak,” jelasnya.

Untuk itu Imigrasi Kelas II Parepare menghimbau kepada masyarakat untuk melengkapi berkas seperti, KTP, KK, atau melampirkan Akta Kelahiran, Ijazah atau buku nikah sebelum datang kekantor Imigrasi.

“Selain itu, pemohon juga diharapkan untuk mengurus paspor tanpa melalui pihak ketiga. Selanjutnya bagi WNI yang melakukan perkawinan campuran dengan WNA untuk melaporkan ke Kantor Imigrasi. Hal itu dalam rangka pengawasan dan penyampaian informasi terkait aturan-aturan keberadaan WNA,” tandas Wira. (MP1)


div>