SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Cipta Kondisi Untuk Antisipasi Teror Di Sulsel

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 04 September 2012 10:53
Cipta Kondisi Untuk Antisipasi Teror Di Sulsel

Kombes Pol Chevy Ahmad Sopari, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda SUlselbar

Kombes Pol Chevy Ahmad Sopari, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulselbar

RAKYAT SULSEL . SELURUH jajaran kepolisian Polda Sulselbar saat ini gencar melakukan razia. Razia kali ini bukan seperti biasanya, tapi kegiatan Cipta Kondisi. Sasarannya, senjata tajam, senjata api, dan sejenisnya.

Gencarnya operasi Cipta Kondisi ini menyusul aksi teror yang dilakukan para teroris di Surakarta, Solo, Jawa Tengah. Aksi para teroris itu telah menewaskan aparat kepolisian dan merusak sejumlah fasilitas umum.

Menurut Kombes Pol Chevy Ahmad Sopari, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel, aksi Cipta Kondisi yang saat ini gencar dilakukan Polda dan jajarannya adalah untuk mengantisipasi aksi teror di Sulsel. “Kita juga berharap masyarakat mendukung langkah yang dilakukan oleh aparat kepolisian,” katanya.

Berikut wawancara Rakyat Sulsel dengan Kombes Pol Chevy Ahmad Sopari.

 

+ Apa langkah kepolisian mengatisipasi aksi teror di wilayah hukum Polda Sulsel menyusul aksi teror di Solo beberapa waktu lalu?

– Untuk mengatisipasi hal itu, kami beserta semua jajaran di wilayah Polda Sulselbar saat ini sementara melakukan kegiatan cipta kondisi. Sasarannya yakni senjata tajam (sajam), senjata api (senpi), dan sejenisnya. Kegiatan itu dimasudkan untuk mengantisipasi teror di Sulsel.

 

+ Apakah langkah itu akan efektif menanggulangi aksi teroris di Sulsel?

– Giat cipta kondisi adalah salah satu upaya yang dianggap efektif dalam menggulangi hal tersebut. Kalau masalah efektifnya, semua masyarakat harus mendukung giat yang dilakukan kepolisian. Masyarakat diharapkan bisa bekerja sama dengan kepolisian. Masyarakat bisa melakukan banyak hal, misalnya, masyarakat harus saling mengenal satu sama lain dalam kehidupan lingkungannya.

Masyarakat juga harus saling mengenal khususnya para pendatang yang belum diketahui. Masing-masing RT/RW harus betul-betul aktif mendata warganya begitu pula tokoh agama dan tokoh masyarakat selaku orang yang berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat.

 

+ Apakah aksi teror di Solo beberapa waktu lalu itu berpengaruh terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) di Sulsel?

– Besar atau kecil pengaruhnya terhadap masyarakat, kami dari aparat kepolisian tetap harus mengantisipasi dampaknya. Oleh karena itu, masyarakat juga harus mampu menangkal pengaruh-pengaruh terhadap keluarga maupun anaknya dengan cara mencari tahu apa yang dilakukan anaknya di luar rumah, dimana anaknya bergaul dan sebagainya.

 

+ Sampai kapan operasi tersebut akan dilakukan?

– Tidak ada waktu yang kami tentukan kapan operasi itu akan dihentikan. Selain antisipasi teror operasi itu juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap Pilkada mendatang.

 

+ Apa imbauan Anda kepada masyarakat?

– Pesan kami kepada masyarakat agar jangan mudah terprovokasi bila menerima laporan, namun segera cek dan laporkan ke aparat kepolisian. Kenali lingkungan masing-masing. Bila ada yang mencurigakan segera laporkan ke pihak kepolisian tersekat. Monitor terus kegiatan anak-anaknya, jangan sampai terpengaruh lingkungan. Salah menerima ajaran tentunya akan berakibat fatal. (RS8/D)


Tag
div>