SABTU , 26 MEI 2018

Citizen Report: LMND Tolak Perpanjangan Kontrak PT Freeport

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Jumat , 30 Januari 2015 20:59

Pengirim: Babra Kamal (Mantan Ketua LMND Sulsel)

RAKYATSULSEL.COM – Liga Mahasiswa untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif kota Palopo melakukan aksi demonstrasi menyikapi penolakan perpanjangan kontrak Hak eksport konsentrat murni oleh PT Freeport yang diberikan oleh Mentri ESDM.

Massa aksi yang sejak pagi telah berkumpul di perampatan Kampus Unanda melakukan orasi-orasi sehubungan dengan isu tuntutan sembari mengajak dan membagi-bagikan selebaran kepada Mahasiswa dan para pengguna jalan yang melintas.

Selanjutnya melakukan Long march yang diwarnai dengan yel-yel penolakan dan lagu-lagu juang menuju kantor Dinas Pertambangan kota Palopo di Jln Gunung terpedo yang dijadikan tempat konsentrasi penyampaian tuntutan.

Dalam orasi politiknya Ketua LMND Palopo Mahmud mengatakan dalam 100 hari pemerintahan Jokowi-Jk telah menunjukan kepada Publik bahwa pemerintahan ini merupakan Rezim Antek/agen neoliberalisme yang sangat tunduk kepada negara-negara asing.

“Karena terbukti tidak melaksanakan gagasan Trisakti yang di gagas oleh bung Karno. Kami mengingatkan agar Jokowi-Jk untuk segera mencabut mencabut izin usaha pertambangan PT Freeport dan melaksanakan agenda Trisakti yang dikampanyekan oleh Jokowi-JK pada Pilpres 2014,” ujarnya, Juma’t (30/1).

Di depan teras kantor pertambangan kota Palopo, massa yang diterima langsung oleh kadis pertambngan meminta dialog dan memaksa kepada kadis pertambangan untuk menandatangani pernyataan sikap dan mengirimkan melalui Fax ke kementrian ESDM.

Ketua LMND Sulsel Ahmad Kaimuddin menyatakan aksi hari ini adalah aksi serentak struktur LMND di seluruh Indonesia dan aksi berkelanjutan di Sulawesi selatan sendiri akan mlakukan dengan massif aktivitas Radikalisasi isu terkait sengketa Pemerintahan Indonesia dengan PT Freeport Indonesia dengan melakukan mimbar bebas.

“Kami akan melakukan aksi serentak berkelanjutan di seluruh Struktur LMND di Sulsel sampai dengan berakhirnya batas akhir MOU antara pemerintah dengan PT Freeport,” ujar Ahmad Kaimuddin.


Tag
  • lmnd
  •  
    div>