RABU , 19 DESEMBER 2018

Citraland Bidik Ruko Untuk Pengembangan Kawasan

Reporter:

rakyat-admin

Editor:

Senin , 25 April 2016 11:28
Citraland Bidik Ruko Untuk Pengembangan Kawasan

int

RAKYATSULSEL.COM – Citraland mulai membidik pengembangan area komersial di Surabaya Barat. Pembangunan area komersial yang dicadangkan seluas 14 hektare (ha)  ini dikerjakan Ciputra melalui joint operation (JO) Ciputra Mutiara Cemerlang Abadi.

Saat ini, Citraland telah membangun kawasan sekitar 15 ha di antara total luas 50 ha sudah dibangun untuk 400 unit hunian.

General Manager Citraland Hendra Wahyuadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggenjot pembangunan rumah dan toko (ruko). ”Untuk tahap pertama, kami menawarkan 20 ruko. Lima unit sudah terjual,” katanya saat peluncuran kompleks ruko di Citraland dan hunian tipe Canola sebagaimana dikutip Jawa Pos, Senin (25/4).

Menurut dia, ruko itu potensial untuk usaha minimarket, bank, lembaga kursus, dan sebagainya. Meski saat ini minat berusaha juga banyak dibuka di high-rise building, Hendra yakin pasar ruko sebagai tempat membuka usaha tetap banyak dicari. ”Ruko ini akan tetap ada demand, bergantung apakah di sekitarnya dikelilingi hunian apa tidak,” ujarnya.

Pembangunan ruko mulai dilakukan pada semester II tahun ini dan diharapkan mulai beroperasi semester II tahun depan. Ruko dibangun secara bertahap karena total akan ada 300 unit. Hendra mengestimasi pembangunan ruko akan selesai pada empat hingga lima tahun mendatang. Selain ruko, Hendra mengaku akan membuka club house, klinik kesehatan, kolam renang, dan daycare.

Surabaya Barat memang menjadi pusat pengembangan properti. Buktinya, sudah ada banyak hunian di sana. Tidak hanya di Citraland, namun juga di luar Citraland. Selain itu, lokasi Surabaya Barat dekat dengan jalan lingkar luar barat (JLLB) sehingga hunian dan area bisnis berkembang bersamaan.

Citraland pun masih mengembangkan hunian menengah ke atas dengan dua lantai, yakni tipe Canola. ”Tipe ini yang paling banyak permintaannya. Di sini susah menjual hunian satu lantai karena harga tanahnya mahal, nanggung,” ungkapnya. (JPG)


Tag
div>