SELASA , 20 NOVEMBER 2018

CPNS 2018, Wakil Ketua DPRD Bantaeng : Jangan Percaya “Calo”

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Minggu , 16 September 2018 17:30
CPNS 2018, Wakil Ketua DPRD Bantaeng : Jangan Percaya “Calo”

Wakil Ketua DPRD Bantaeng, Budi Santoso

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Sebelum rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  2018. Ada angin segar untuk masyarakat Kabupaten Bantaeng yang ingin mengabdikan dirinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemerintah Kabupaten Bantaeng telah menerima kuota formasi rekrutmen CPNS, pasca penyerahan dari Bada

n Kepagawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kantor Gubernur, Rabu (12/9) kemarin.

Pemkab Bantaeng dalam rekrutmen CPNS  2018 mendapat jumlah kuota sebesar 256 orang dengan formasi khusus (Kategori 2) K2, Fungsional Guru, tenaga Kesahatan dan Tenaga Teknis.

Untuk menghindari praktik oknum yang menjadi perantara dan memberikan jasanya untuk menguruskan kelulusan CPNS (Calo), Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Bantaeng , Budi Santoso, mengajak  masyarakat untuk ikut mengawasi seleksi CPNS 2018.

Budi Santoso mengajak elemen masyarakat di Bantaeng untuk bersama mengawal dan mengawasi proses seleksi, baik formasi CPNS untuk umum, maupun honorer K2.

“Sesuai penyampaian Pemkab Bantaeng ke media, formasi CPNS yang diterima sekira 256 orang. Baik untuk umum, maupun honorer. harapan kita bersama proses seleksinya benar-benar sesuai mekanisme dan transparan,” kata dia, Minggu (16/9).

Menurut Budi Santoso, oknum yang ingin memanfaatkan proses seleksi, seperti menawarkan iming-imingan ke warga dengan imbalan tertentu, maupun menarik pungutan ke peserta CPNS harus diawasi bersama.

“Jangan ada percaya dengan Calo. Semua harus objektif, transparan dan bebas dari kecurangan. Tentu kita dambakan, tidak ada istilah ‘titipan-titipan’. Mereka yang memang layak sesuai formasi yang dibutuhkan, mesti diprioritaskan,” tegas dia. (*)


Tag
div>