SENIN , 23 JULI 2018

CRC: 70 Persen Warga Parepare Puas, Kecuali Air Bersih

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 20 Januari 2016 20:23
CRC: 70 Persen Warga Parepare Puas, Kecuali Air Bersih

Gerbang Kota Parepare

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Lembaga survei Celebes Research Centre (CRC) merilis tingkat kepuasan warga Parepare terhadap pemerintah kota ini. Dari survai CRC, disimpulkan 70 persen warga Parepare dinilai puas dengan kinerja Pemerintah Kota Parepare untuk tahun 2015.

Direktur CRC Herman Heizer mengatakan tingkat indeks kepuasan masyarakat Parepare untuk seluruh aspek layanan pemerintahan, rata-rata telah mencapai 70 persen bahkan ada yang 90 persen, kecuali TV Kabel dan air bersih. Menurutnya kerja Wali Kota Parepare, Taufan Pawe telah berjalan baik dan tersosialisasi dengan baik di masyarakat.

“Saya berani mempertaruhkan kredibilitas lembaga saya, tapi begitulah faktanya. Kinerja Pemerintah Kota Parepare berdasarkan hasil survei ini rata-rata di atas harapan masyarakat. Ini saya bandingkan dengan daerah lain, Parepare ini termasuk luar biasa,” kata Herman  di Barugae, Kompleks Rujab Wali Kota Parepare, Selasa (19/1/16) kemarin.

Survei yang dilakukan pada periode Desember 2015 di 22 kelurahan. Tujuannya untuk memotret opini masyarakat Parepare terkait kinerja Pemerintah Kota Parepare dalam berbagai aspek.

“Ini adalah potret persepsi dan mungkin bisa jadi berbeda dengan kondisi di SKPD, namun penting menjadi dasar pijakan bagi pemerintah kota dalam memenuhi harapan masyarakat Parepare,” kata Herman.

Survei dilakukan pada kelompok masyarakat 17 tahun ke atas dengan jumlah responden 400 orang. Adapun margin error antara 4 hingga 5 persen.

Dari segi distibusi geografis, masyarakat Kecamatan Bacukiki Barat dianggap paling puas dengan kinerja Pemerintah. Menurut Herman, kondisi ini diduga akibat banyaknya pembangunan dan proyek-proyek besar di kecamatan ini.

Lebih dari 73 persen warga di kecamatan ini menyatakan puas. Selebihnya 3,1 persen menyatakan tidak puas, dan sisanya menjawab tidak tahu.

Kemudian Bacukiki Barat 68,3 persen menyatakan puas, dan 31,7 persen mengaku tidak tahu. Kecamatan Ujung 71,3 persen menyatakan puas, dan Kecamatan Soreang 70 persen menyatakan puas, 7 persen menyatakan kurang puas, dan dan sisanya tidak tahu.

Data lain, persepsi masyarakat Parepare yang menganggap pelayanan pemerintahan Parepare secara umum telah baik. Jumlah yang menyatakan ini tak tanggung-tanggung mencapai 91,0 persen. Menurut Herman, itu karena layanan administrasi kependudukan seperti KTP, KK dan Akta Kelahiran. Untuk bidang kebersihan kota, 84,5 persen menyatakan bersih.

Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengatakan, ada regulasi yang mengatur bahwa pemerintahan yang baik adakah pemerintahan yang kinerjanya terukur. “Kenapa terukur jangan sampai kita hanya buang garam di laut. Itu filosofinya, kita kerja anggap sudah bagus, tapi jangan sampai masyarakat sebenarnya jalan tani,” kata Taufan.

Menurutnya, hasil survei itu berbanding lurus dengan prestasi dan penghargaan yang berhasil diraih Kota Parepare selama tahun 2015. “Ada 15 prestasi itu adalah hasil dari kerja-kerja kita semua,” katanya.

Ia mengingatkan jajaranya bahwa tahun 2016 ini yang telah ditetapkan sebagai tahun inovasi, kinerja mereka harus lebih baik lagi. Taufan menargetkan, tahun 2016 ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan layanan pemerintahan yang dirasa belum baik.


div>