SABTU , 20 OKTOBER 2018

Crowde Permudah Petani Dapatkan Modal Pertanian

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Kamis , 27 September 2018 11:20
Crowde Permudah Petani Dapatkan Modal Pertanian

Suasana talkshow tentang ekosistem berkelanjutan untuk pertanian indonesia yang digelar Crowde di Pisa Cafe Makassar, Rabu (26/9)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perusahaan layanan keuangan berbasis teknologi (fintech) yang menyediakan platform peer to peer (p2p) lending Crowde mempermudah petani mendapatkan akses kebutuhan pertanian dengan memberikan kemudahan untuk mengakses permodalan, serta menciptakan ekosistem berkelanjutan dibidang pertanian.

Dengan peran menjadi penengah, Crowde memiliki visi untuk merevolusi petani indonesia. Crowde menjadi pihak yang mengerti petani dan berani untuk mempelopori perubahan disisi pertanian tanah air.

“Tidak hanya sekedar permodalan bagi petani, kami juga ingin para petani di indonesia memiliki pengetahuan lebih baik mengenai bidang pekerjaan mereka dengan membuat paguyuban-paguyuban sebagai wadah berkumpulnya petani serta berbagi informasi dan pengetahuan seputar pertanian,” ungkap Afifa Urfani selaku Head of Marketing Crowde di talkshow di Pisa Cafe, Makassar, Rabu (26/9).

Selain petani, Crowde bekerjasama dengan berbagai pihak demi terciptanya ekosistem pertanian yang berkelanjutan yang sejalan dengan visi crowde. Yakni menjadikan petani sebagai agropreneur yang mandiri dan bisa mengkreasikan produk turunnnya untuk tetap bersaing dipasaran tanpa kehilangan nilai jual.

“Dengan mengandeng tokoh-tokoh tani yang tersebar diseluruh indonesia untuk mempermudah petani mendapatkan akses kebutuhan pertanian. Kami berharap agar petani yang tergabung kedalam ekosistem berkelanjutan ini mampu meningkatkan kualitas tanamnya,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, petani crowde juga tidak perlu kesulitan dalam menjual dan memasarkan produknya. Karena pihak Crowde membantu petani memasarkan produknya keberbagai toko retail seperti supermarket maupun ke pasar tradisional.

“Harapanya kami Permintaan pasar dalam negeri bisa terpenuhi dengan memberdayakan petani sendiri, alih-alih dari impor,” lanjutnya.

Aplikasi Crowde dapat diunduh di Google Play Store, bisa diakses dengan registrasi terlebih dahulu, lalu memilih proyek tani yang ingin diivestasikan, menghitung proyeksi keuntungan dari proyek tani yang bersangkutan, hingga mengawasi berjalnnya proyek tersebut melalui laporn yang dikirim secara berkala oleh Crowde.

“Tekad kami bisa membantu 100 ribu petani dengan nilai penyaluran modal mencapai Rp70 miliar ditahun 2018,” tutupnya. (*)


div>