SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Curhat Penumpang Lion Air: Koper Dibobol, Foto-foto Liburan Pun Raib

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 17 April 2017 11:42
Curhat Penumpang Lion Air: Koper Dibobol, Foto-foto Liburan Pun Raib

Koper milik Mita Widyastuti yang diduga dibobol oknum petugas Lion Air. (Facebook/Mita Widyastuti)

RAKYATSULSEL.COM – Pelayanan maskapai Lion Air lagi-lagi dikeluhkan penumpang. Kali ini menimpa seorang wanita bernama Mita Widyastuti. Mita terkejut ketika kopernya dalam keadaan rusak.

Menurut penuturannya, bagian pengunci kopernya diduga telah dicongkel oleh oknum petugas Lion Air. Alhasil, kamera miliknya hilang.

Peristiwa bermula saat Mita dan rekan-rekannya pulang berlibur dari Pula Dewata Bali menuju Surabaya. Saat itu dia melakukan check-in di counter Bandara Ngurah Rai. Awalnya Mita tak menaruh rasa curiga sama sekali.

Termasuk ketika petugas Lion Air bertanya apakah ada barang berharga. Namun dengan polosnya rekan Mita menjawab ada kamera di dalam tas itu.

Karena alasan repot lantaran harus membuka koper dan antrean sudah mengular panjang, Mita memutuskan tidak mengambil kameranya. Lagi pula koper miliknya telah digembok.

Namun pada saat turun dari Bandara Juanda dan sampai di rumah, Mita terkejut karena kamera kesayangannya telah raib.

“Off we go home.. Lalalaaa.. Smp di rumah br deh teman saya ngerasa ada yg ganjil.. Kok gemboknya kyk ada bekas congkelan.. Kemudian.. JENG JENG JEEEENG.. Bener aja KAMERA SUDAH HILANG SODARA2!! Bener2 cm kamera aja,tas kamera pun g diambil,” ujar Mita yang menumpahkan kekesalannya kepada Lion Air dalam akun Facebook miliknya, Minggu (16/4).

Mita pun curiga ada kerja sama petugas bagian check in barang dengan pihak bagasi. Karena petugas tersebut dari awal sudah mengetahui dalam koper miliknya ada kamera. Dia juga tidak percaya petugas bagasi mengecek setiap koper untuk mecari barang berharga.”Yg pasti ini kerjaan orang dalem laah,” katanya.

Karenanya, Mita mengaku kapok menaiki maskapai yang berlambang kepala singa tersebut. Dia berpesan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menaruh barang berharga pada saat menaiki Lion Air.

“Insya Allah teman saya sudah ikhlas. Kami pun jg sudah (akan berusaha) ikhlas foto2 liburan kami hilang semua,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 4 April 2017 lalu memberikan waktu 2 bulan kepada Lion Air untuk memperbaiki kualitasnya dalam pelayanan keselamatan terhadap konsumen.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan, pada bulan Mei 2017 mendatang maskapai berlambang kepala singa tersebut harus sudah bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada penumpang.

Menurut Agus, apabila masa tenggat 2 bulan tersebut Lion Air belum melakukan perubahan dari segi pelayanan kepada konsumen. Maka kementerian yang dikepalai oleh Budi Karya Sumadi akan memberikan sanksi. Ungkap dia, sanksi terberat adalah menghentikan atau menonaktifkan sementara izin terbang Lion Air.


div>