SABTU , 21 APRIL 2018

Daeng Ical Kantongi Restu Mendagri

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 28 Februari 2018 11:07
Daeng Ical Kantongi Restu Mendagri

Deng Ical. (ist)

– Lakukan Mutasi Secepatnya

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Makassar, Syamsu Rizal, memastikan akan ada mutasi jabatan di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memberi lampu hijau agar Daeng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal, segera melakukan mutasi.

Menurutnya, mutasi pejabat itu pada dasarnya sangat dimungkinkan. Ada beberapa jabatan yang tidak ada atau lowong dan mengantisipasi pejabat yang akan memasuki purnabakti alias pensiun.

“Prinsipnya semua boleh, tapi persetujuan Kemendagri. Dari awal lampu hijau dan bahkan harus untuk jabatan yang lowong dan diminta untuk cepat-cepat diisi,” ujar Daeng Ical, Selasa (27/2) kemarin.

Ia menyebutkan, untuk posisi jabatan yang lowong terdiri dari delapan orang yang berpangkat Eselon II, Pejabat Utama Tinggi Pratama dan wajib untuk diisi. Kendati bisa melakukan pergantian atau mutasi, tapi harus ada izin dari Kemendagri.

“Bahkan nanti kita mintakan izin dan dalam waktu dekat akan diisi, untuk siapa-siapa yang bakal dimutasi itu belum masuk kajian, yang jelas sudah ada beberapa yang akan dipromosikan,” bebernya.

Sementara, Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Rahman Pina, mengatakan, pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan Kemendagri persoalan mutasi di lingkup Pemkot Makassar. Hasilnya, Plt Wali Kota bisa melakukan mutasi.

“Kita sudah konsultasikan, bahwa Plt Wali Kota bisa mutasi dan harus ada izin dari Kemendagri dan itu sudah diizinkan,” ucap Rahman Pina.

Ia mengatakan, dengan melakukan mutasi atau rotasi untuk pejabat Pemkot Makassar, Daeng Ical tidak memiliki alasan atau adanya intervensi politik. Hal ini justru untuk membuat kinerja pemkot terbebas dari politik.

“Tentu saja kita harap dengan perubahan nantinya, membawa birokrasi lebih baik, birokrasi yang tidak ikut kepentingan politik dan lain-lain,” harapnya.

“Apalagi Daeng Ical sebagai pelaksana tugas bukan lagi calon wali kota sehingga tidak ada tendensi atau apapun, lebih memungkinkan melakukan mutasi,” lanjutnya.

Sekedar informasi, ada sejumlah jabatan di Pemkot Makassar yang kosong. Yakni jabatan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Sosial Kota Makassar, yang sebelumnya dijabat Kusaiyyeng. Kemudian ada jabatan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Makassar, yang juga harus segera diisi oleh Pelaksana Harian (Plh), menyusul tersangkutnya Erwin Haiya dalam kasus hukum yang masih berproses di Polda Sulsel.

Untuk itu, Sekertaris BPKA, Abd Rasyid ditunjuk oleh Kemendagri untuk menggantikan pejabat sebelumnya yakni Erwin Haija yang kini mendekam dalam penjara lantara kasus dugaan korupsi. Selanjutnya, ada jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, yang bakal kosong. Pasalnya, Ismunandar akan memasuki masa purna bakti pada 31 Maret 2018 mendatang. (*)

 


div>