JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Daging Tidak Layak Konsumsi Ditemukan di Pasar Pa’baengbaeng

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 07 September 2017 19:54
Daging Tidak Layak Konsumsi Ditemukan di Pasar Pa’baengbaeng

Ilustrasi. foto: net

MAKASAAR, RAKYATSULSEL.COM – Daging tidak layak konsumsi ditemukan beredar di Pasar Pa’baengbaeng Makassar, Selasa (5/9).

Setelah menerima laporan dari masyarakat Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag), dan Ditreskrimsus Polda Sulsel langsung turun ke lokasi.

Upaya untuk membongkar adanya daging tidak layak konsumsi itu, Kasubdit I Indag dan Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan penyamaran sebagai pembeli biasa dan melakukan transaksi jual beli daging. Dalam penyamaran, ditemukan daging busuk yang sudah siap dijual.

Hasil tim penyidik menelusuri sumber dan peredaran daging busuk itu ditemukan distributor yang berinisial AP. Dikediaman AP, ditemukan lima lemari pendingin yang berisikan daging busuk sebanyak 300 kg.

Setelah menagmankan barang bukti, penyidik membawa daging busuk itu ke Dinas Peternakan Kota Makassar untuk di uji kelayakan kadar Ph daging yang dijual itu.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh Dinas Peternakan, daging tersebut memiliki Ph 7,74, sedangkan daging normal atau daging yang layak konsumsi memiliki 5-6 Ph saja.

“Meski daging tersebut tidak layak konsumsi, masyarakat masih banyak yang membeli, terlebih pedagang coto dan bakso. Hal ini dikerenakan harga daging tersebut cukup murah yakni Rp30 ribu per kilogramnya, sedangkan daging yang layak konsumsi mencapai Rp95 ribu perkilonya,” ungkapnya.

Kasubdit I Indag, AKBP Amiruddin menyatakan pihaknya pihaknya telah menetapkan AP selaku distriutor daging tidak layang konsumsi.

“Kami sudah menahan satu orang yaitu AP. Tersangka dijerat Pasal 62 ayat 1 Jo Pasal 8 ayat 2 UU 8/1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana 2 tahun penjara atau pidana denda Rp4 miliar,” jelasnya.

(Irsal)


div>