SELASA , 22 MEI 2018

Dalam Sehari Empat Rumah Di Bone Terbakar

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 24 September 2012 11:52

BONE – Dalam sehari, empat rumah dilalap sijago merah di Kabupaten Bone. Keempat rumah tersebut berada di dua lokasi atau tempat yang berbeda yakni, satu rumah di Kelurahan Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur, kemudian disusul tiga rumah warga Lingkungan Pallengoreng Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang, Sabtu, (22/9) lalu.

Kejadian pertama, dirumah korban Hj Timang (35) warga Kelurahan Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur. Menurut korban, kebakaran rumah panggung miliknya itu akibat arus listrik pendek.

Api berhasil dipadamkan setelah warga dan petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api, hingga api tidak merambat dan membakar seluruh bagian rumah. “Untung cepat dipadamkan pak, karena kalau terlambat saja maka rumah ini akan habis terbakar,” ungkap Hj Timang.

Di saat bersamaan tetapi di tempat yang berbeda, tiga rumah di Lingkungan Pallengoreng Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang, juga dilalap sijago merah, masing-masing milik Lancu (55), Budding (40), dan Kambe (45). Peristiwa ini menghanguskan dua rumah yang atapnya terbuat dari rumbia yakni Lancu dan Budding sementara rumah Kambe tidak separah dan hanya mengenai sebagian atap rumahnya saja.

Menurut saksi mata, penyebab kebakaran tersebut bermula dari rumah korban Lancu yang diduga sedang memasak di dapur menggunakan tungku. Api muncul dari belakang rumah hingga cepat menjalar ke rumah warga lainnya.

Warga yang berusaha memadamkan api mengalami kesulitan karena menggunakan peralatan seadanya, selain itu 60 karung gabah yang disimpan di dalam rumah tersebut membuat api membesar disertai dengan angin kencang.

“Ada 10 penghuni rumah korban Lancu, mereka selamat semua namun harta bendanya sudah tidak ada lagi yang bisa diselamatkan,” ungkap Hasnah.

Kapolsek Kota/Urban Tanete Riattang, Kompol Ali Syahban, saat dikonfirmasi, Minggu (23/9) kemarin, mengatakan, kalau kebakaran tersebut masih  dalam proses penyelidikan.

“Kita belum dapat memastikan penyebab dari kebakaran tersebut dan kerugian juga belum bisa dipastikan jumlahnya, sementara kita masih mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari beberapa warga,” ungkap Kompol Ali Syahban. (k19/dj/C)


Tag
div>