SABTU , 21 JULI 2018

Dalam Waktu Dekat, Polda Akan Tetapkan Tersangka Baru Pungli di BPN Gowa

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 22 Juni 2017 22:05
Dalam Waktu Dekat, Polda Akan Tetapkan Tersangka Baru Pungli di BPN Gowa

BPN Gowa. (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Yudiawan Wibisiono menegaskan pihaknya akan menetapkan tersangka baru pasca Hari Raya Idul Fitri terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) BPN Gowa dimana sebelumnya menetapkan tersangka FS dan seorang kurir.

Saat dikonfirmasi, Kamis (22/6), Yudiawan menjelaskan kasus OTT BPN Gowa saat ini sudah tahap satu, dimana tersangkanya adalah seorang supir berinisial FS dan kurir yang sudah di tahap satu ke Kejaksaan Tinggi untuk diperiksa tim jaksa peneliti.

Disinggung soal pejabatan yang akan dijadikan tersangka baru, mantan penyidik KPK tersebut enggan menyebutnya, diketahui tersangka baru tersebut merupakan atasan dari Fs.

“Janganlah, setelah lebaran kita sekalian gelar perkara,” ujar Yudiawan

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Pekerja ACC Sulawesi, Kadir wokanubun menilai, kasus ini sangat krusial, sebab merupakan pintu untuk mengungkap banyaknya laporan masyarakat terhadap pelayanan BPN dalam pengurusan dokumen tanah.

“Melihat hal tersebut, kami memang merasa patut mengikuti dan memonitor perkembangan kasus ini, olehnya keseriusan Polda kami minta,” ujar Kadir

Diketahui dalam kasus ini tim Ombudsman RI (ORI) bersama Tim Saberpungli meneruskan laporan warga yang dimintai sejumlah uang untuk pengurusan sertifikat tanah.

[NEXT-RASUL]

Alhasil berkat laporan tersebut tim Saber Pungli menciduk seorang supir mobil yang meruapakan kurir dimana dari tangannya diamankan Rp3 juta rupiah yang diakui akan disetorkan pada oknum BPN Gowa bernama Faisal.

Setelah pengembangan, dua orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pungli pendaftaran tanah, dimana selanjutnya dua tersangka dibebaskan dan tidak dilakukan penahanan dengan alasan masih membutuhkan sejumlah bukti lagi.


div>