JUMAT , 20 JULI 2018

Danny, AISI Dapat Berkontribusi Atasi Pengangguran

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 24 Maret 2016 14:22

MAAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Asosiasi Instruktur Seluruh Indonesia (AISI) Kota Makassar, tempat berhimpunnya sepuluh ribu lebih instruktur dengan berbagai keahlian profesi yang berada di Makassar memiliki posisi strategis untuk mendukung program pemerintah kota dalam mewujudkan masyarakat sejahtera berstandar dunia.

Kesejahteraan dapat diraih jika masyarakatnya memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Di Makassar, data dari Dinas Tenaga Kerja menunjukkan angka pengangguran di kota ini mencapai 8 persen yang jumlahnya turun 3 persen dari tahun 2014. Sebagian besar dari mereka berada di lorong-lorong.

Menyikapi hal itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengharapkan AISI dapat memberikan pelatihan keterampilan bagi warga Makassar yang bermukim di lorong-lorong sehingga peluang kerja dapat tercipta.

“AISI sangat potensial untuk menciptakan lapangan kerja baru dengan memberikan bekal keterampilan bagi warga kita sehingga dengan modal keterampilan itu bisa digunakan untuk membuka usaha ataupun memanfaatkan kesempatan kerja yang ada,” papar Danny saat Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan AISI kota Makassar Periode 2016-2021, di Jl Amirullah, Kamis (24/3).

Menurut Danny, masalah pengangguran dapat diatasi dengan pendidikan, dan keterampilan. Pengangguran jika tidak diatasi dengan benar dapat menjadi beban negara, dan berpotensi menimbulkan penyakit sosial di masyarakat.

Kehadiran Dinas Tenaga Kerja kota Makassar bersama AISI diharapkan mampu memecahkan problematika ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Makassar, Andi Bukti Djufri menyampaikan tahun 2016 akan dijadikan tahun lorong bebas pengangguran, setiap lorong akan dijadikan pilot project untuk program ini.

“Kita (Disnaker dan AISI) akan memberikan instruktur terbaik untuk mewujudkan Makassar 2 x + √,” ujar Bukti. Ia juga menambahkan, dinasnya bersama AISI siap memberikan pelatihan keterampilan bagi pekerja di Jalan Nusantara yang sebentar lagi akan beralih menjadi Coto, Coffee, Corridor Culiner Center.

Danny juga mengingatkan pentingnya profesionalisme bagi tenaga kerja, apalagi saat ini, bangsa Indonesia tengah berada di era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Olehnya itu, Danny menyampaikan agar Dinas Tenaga Kerja kota Makassar menyusun standar profesionalisme sombere yang menjadi karakter Makassar.

Profesionalisme Sombere bermakna pekerja yang ahli di bidangnya dengan tidak melupakan nilai-nilai kearifan lokal, tetap menjaga sopan santun, keramahan, sikap menghargai, dan menghormati sesama. Sombere juga bermakna good brotherhood, and good hospitality.


Tag
  • AISI
  •  
    div>