SENIN , 18 DESEMBER 2017

Danny Ancam Eks Pemilik Ruko

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Jumat , 03 November 2017 17:23
Danny Ancam Eks Pemilik Ruko

Danny Pomanto, foto: mdfajar/rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Polemik relokasi pedagang Pasar Sentral ke New Makassar Mall dan pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) ke ruko sekitarnya akhirnya menemukan titik terang. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto bakal menindak tegas pihak yang menghambat kegiatan relokasi tersebut.

“Mereka (eks pemilik ruko) tidak mempunyai HGB (Hak Guna Bangunan) lagi jadi tidak mempunyai hak,” ucap Danny Pomanto, sapaan wali kota, Kamis (2/11) kemarin.

Ia mengatakan, dirinya bersama instansi terkait akan melakukan pertemuan untuk membahas relokasi sekaligus menyampaikan kepada eks pemilik ruko untuk tidak melakukan penolakan lantaran tidak mempunyai status kepemilikan, tidak hanya itu mereka juga diberi asuransi.

“Kita akan panggil lagi mereka karena persoalannya bukan lagi ada pada pedagang tapi pemilik ruko, saya marah sama eks pemilik ruko karena mereka tidak punya hak lagi,” ungkap Danny.

Lanjut Danny, menurut undang-undang mereka eks pemilik ruko tidak dibenarkan dan perpanjangan hak ruko itu termasuk ilegal sehingga pihaknya akan menindak tegas dengan memanggil para bekas pemilik ruko tersebut. “Segera kita akan panggil mereka” ucap Danny Pomanto.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Makassar (APPSM), Andi Parenrengi mengatakan rencana pertemuan dengan PT MTIR dan Dirut PD Pasar batal dilaksanakan lantaran tidak adanya kejelasan dari pihak PD Pasar.

“Kemarin itu PD Pasar yang telepon saya untuk bahas relokasi tapi sampai saat ini belum ada telepon dari Pak Dirut PD Pasar. Andaikan jadi pertemuan, saya panggil pemilik PT MTIR (John Tidore) untuk membahas masalah ini,” lanjutnya.

Pihaknya menilai, pemilik gedung baru tersebut belum yakin relokasi akan segera dilakukan. Pasalnya ada beberapa pedagang yang belum membayar akadnya sementara pemilik takut jika sudah dilakukan relokasi para pedagang tidak melakukan pembayaran.

“Pedagang sudah lama sebenarnya mau masuk tetapi kemarin pemilik (John Tidore) tidak setuju karena takut tidak ada pedagang membayar kalau sudah masuk. Tapi saya katakan tidak mungkin (Pedagang) tidak membayar kalau sudah masuk,” lanjutnya.

Sebelumnya, relokasi pedagang pasar sentral dijanjikan Dirut PD Pasar akhir Oktober namun hingga saat ini janji tersebut belum ditunaikan.

Terpisah, Dirut PD Pasar Nuryanto Dg Liwang mengatakan, relokasi yang dia janjikan sampe akhir Oktober namun faktanya hingga kini belum bisa merealisasikan karena dihambat oleh penolakan eks pemilik Ruko.

“Kan kemarin kesepakatan kita kami meminta kepada MTIR untuk menampung pedagang resmi tanpa syarat dan itu sudah disepakati. Kemudian teman-teman para pedagang kaki lima yang ada disana kemarin mereka mengajukan surat kepada kami untuk meminta eks ruko,” ucap Nuryanto. (*)


div>