KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Danny Cari Investor Bangun Ruko di Pasar Sentral

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Senin , 29 Oktober 2018 10:00
Danny Cari Investor Bangun Ruko di Pasar Sentral

Pasar Sentral (Dok/RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana membangun dua lokasi eks ruko blok B Pasar Sentral yakni eks Ruko Jalan KH Ramli dan Jalan HOS Cokrominoto. Untuk mewujudkan itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto kini berburu investor.

“Kita belum ada (investor), karena itu ditender,” singkat Danny Pomanto, Minggu (28/10).

Kata Danny, pihaknya berencana akan melaunching desain eks ruko blok B. Hanya saja, persoalan pembangunan untuk PK5 akan di konsultasikan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Setelah saya pulang dari Australia, kita lihat tindak lanjutnya seperti apa,” cetusnya.

Sementara, Penjabat Sekkot Makassar, Naisya T Azikin mengatakan, saat ini lahan kosong dibagian barat Gedung New Makassar Mall akan di kosongkan sebelum dilakukan pembangunan untuk pedagang PK5.

“Tenda sementara disitu (bagian barat NMM) itu akan dibersihkah oleh PD Pasar. Disitu akan dibuat pagar supaya tidak ada lagi orang yang akan berjualan ditempat itu,” kata Naisya.

Pasalnya, lanjut Kepala Dinas Kesehatan ini, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto akan melakukan pembangunan di eks ruko blok B. Sehingga, Dia berharap pedagang yang membangun tenda bisa segera masuk ke NMM karena sudah memiliki tempat berjualan.

“Kita butuh pengertian teman-teman pedagang yang belum masuk ke pasar untuk segera masuk,” harapnya.

Untuk investor, Kata Naisya, pihaknya akan membuat design sebelum dilakukan lelang ke para investor. Dengan design yang akan dibuat itu yang harus dilakukan sesuai konsep.

“Nantikan kalau lelang investor itukan dibuat dulu gambarnya dan dilelang, ada investor yang mau datang membangun dan mengelolah nanti seperti itu konsepnya,” ungkapnya.

Diketahui, PD Pasar Makassar Raya telah mengeluarkan dua kali surat teguran sejak beberapa hari yang lalu. Dalam edaran itu disebutkan bahwa seluruh pedagang harus segera memindahkan barang-barangnya dan masuk ke New Makassar Mall. (*)


div>