SENIN , 22 JANUARI 2018

Danny Imbau Berbelanja di Pasar Tradisional

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 17 Mei 2017 10:39
Danny Imbau Berbelanja di Pasar Tradisional

ASEP/RAKYATSULSEL/D SIDAK SUPERMARKET. Ketua KPPU RI Syarkawi Rauf bersama Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto melakukan inpeksi mendadak (Sidak) di Supermarket yang berada di Mall Panakkukang, Makassar, Selasa (16/5). Sidak ini untuk meninjau harga bahan pokok serta daging layak konsumsi menjelang Bulan Suci Ramadan.

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto bersama Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, dan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Pusat Syarkawi Rauf melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong, Hypermart, dan Lotte Mart Mal Panakkukang, Selasa (16/5).

Sidak dilakukan untuk memantau pasokan dan harga komoditi bahan pokok di pasar tradisional dan modern menjelang ramadan. Hasil sidak menunjukkan ada perbedaan harga komoditi bawang putih di Pasar Terong dengan Hypermart, dan Lotte Mart.

“Harga bawang putih di pasar tradisional lebih murah ketimbang pasar modern. Jika ingin dapatkan bawang putih dengan harga murah berbelanjalah ke pasar tradisional,” saran Danny.

Harga bawang putih eceran di pasar tradisional maksimal Rp 40 ribu per kilo gram, grosir Rp 38 ribu per kilo gram sedangkan di pasar modern, harga bawang putih bisa mencapai Rp 59 ribu per kilo gram. Terdapat selisih harga hingga Rp 19 ribu per kilo gram.

Adanya perbedaan harga di dua tempat disebabkan besaran jumlah pajak yang harus dibayarkan juga berbeda.

Sementara itu, menyoal  ketersediaan bahan pokok menjelang ramadan, Danny menyampaikan jika pasokan bahan pokok di Sulawesi Selatan relatif aman hingga menjelang lebaran.

Ketua KPPU RI, Syarkawi Rauf mengatakan juga mengakui adanya perbedaan variasai harga pada bawang putih. Misalnya, di Hipermart harga bawang putih berkisar Rp 59 ribu sedangkan di Lottermart kisaran Rp 54 ribu sementara distributor bawang yang ada di Pasar Terong harganya berkisar Rp 31 ribu per kilonya.

[NEXT-RASUL]

“Disparitas ini akan dilihat, kalau memang pengakuannya mengambil bawang dari luar dan bukan di Terong, pihak kami akan meminta agar Hypermart dan Lottemart untuk menerangkan semuanya,” jelas Syarkawi Rauf.

“Kalau memang alasannya ambil bawang dari Jakarta dan itu sudah menjadi ketentuan pemasarannya, kita justru meminta agar itu diubah, apa bedanya kalau mereka ambil dari Terong,” lanjutnya.

Pihak Hipermart Mal Panakkukang, Adi Kristanto mengaku menetapkan harga bawang sesuai standar yang ditetapkan oleh management di Jakarta, dan persoalan usulan KPPU dan wali kota, ia mengaku kedepannya bakal berkoordinasi ke pihak management.

“Kamikan memang mengambil barang dari Jakarta, tapi kalau misalnya diminta agar mengambil dari Pasar Terong, bisa saja, tapi disini kami punya ketetapan standar kualitas, dan itu ditentukan management Jakarta,” kata Adi Kristanto. (D)


div>