JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Danny: Kota Butuh Akumulasi untuk Maju

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 07 Maret 2017 13:58
Danny: Kota Butuh Akumulasi untuk Maju

Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. foto: rakyat sulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, menyebut kota membutuhkan akumulasi untuk mencapai kemajuan. Hal itu disampaikannya saat berbicara di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2018 di Sandeq A Ballroom Grand Clarion Hotel, Selasa (7/3).

Akumulasi dimaknai Danny Pomanto berupa kemampuan setiap elemen dalam pemerintahannya saling menyokong dengan kemampuan kompetisi yang dimiliki. Sistemnya dibuat berjenjang yang diawali dari integrasi, kordinasi, dan berujung pada akumulasi. “Sistem terakumulasi harus dirancang sejak awal,” katanya.

Budaya Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainga yang identik dengan Makassar menjadi dasar bagi Pemerintah kota (Pemkot) Makassar dalam membangun sistem terakumulasi.

Keberhasilan Pemkot Makassar menggelar Pilkara (Pemilihan Langsung Ketua RT/RW) pada Minggu, 26 Februari 2017 lalu, menjadi modal lain yang memperkuat Pemkot Makassar untuk menerapkan sistem terakumulasi.

Sementara, Direktur Evaluasi dan Pengendalian Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri RI, Muhammad Hudori, menilai musrembang bermakna penting bagi Pemkot Makassar karena mempertemukan seluruh pemangku kepentingan.

“Semua dapat berpartisipasi untuk melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi terhadap program dan kegiatan yang akan dilakukan di 2018,” jelasnya.

Topik yang dibahas dalam musrembang berujung pada rancangan RKPD Tahun 2018 yang menjadi landasan bagi Pemkot Makassar untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Hal terpenting menurut Direktur Huduri, program RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) mesti konsisten dengan RKPD. (***)


div>