KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Danny: Makassar Tanpa DP, Tak Dapat Apa-apa

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

doelbeckz

Selasa , 20 Juni 2017 14:04
Danny: Makassar Tanpa DP, Tak Dapat Apa-apa

Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. foto: md fajar/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto kerap menyelipkan guyonan-guyonan khasnya saat berbicara dalam suatu moment. Hal ini terlihat saat dirinya hadir melaksanakan salat Isya berjamaah dengan warga di masjid Nurul Hidayah, Kandea, Jl Bunga Ejaya Beru, Minggu (18/6).

“Salah satu dampak kemajuan kota ini yakni besarnya daya beli masyarakat. Kendaraan banyak karena masyarakat mampu membelinya. Baru DP (down payment) sudah bisa dapat mobil, baru DP sudah bisa dapat rumah. Jadi kalau ada orang bilang Makassar tanpa DP, tidak dapat ki itu apa-apa,” canda Danny diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (20/6).

DP sendiri juga merupakan singkatan dari nama wali kota berlatar belakang arsitek ini, Danny Pomanto.

Selama tiga tahun kepemimpinannya, Danny menyampaikan telah banyak capaian yang diperolehnya. Namun dirinya juga tidak memungkiri masih banyak masalah belum terselesaikan.

Diantaranya, dampak kemajuan yang belum dikelola baik, seperti macet karena membludaknya kendaraan, tingginya daya beli yang berakibat munculnya pedagang kaki lima, dan kemakmuran masyarakat membuat semakin banyak orang ingin masuk ke Makassar sehingga memicu kejahatan.

“Tapi tidak perlu kuatir, ada masalah kesehatan, kejahatan, kebakaran, dan gangguan lainnya langsung telpon 112. Semua pasti terlayani kecuali dua hal, utang dan jodoh,” pungkasnya sembari tersenyum.

Menurut Danny, pelayanan masyarakat nyata bisa dirasakan langsung masyarakat, termasuk masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis di rumah mereka 24 jam melalui home care Dottorotta.

[NEXT-RASUL]

Prestasi lain yang didapatkan adalah Makassar sudah masuk proses penilaian Adipura untuk diraih ketiga kalinya dan beberapa prestasi lainnya.

Dari semua itu kata Danny bersama 800 lebih kriteria penilaian lainnya menjadikan Makassar juara 1 terbaik Laporan Hasil Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tingkat nasional. (***)


div>