SENIN , 25 JUNI 2018

Danny: Masyarakat Sudah Cerdas

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 12 Mei 2017 10:15
Danny: Masyarakat Sudah Cerdas

PETE-PETE SMART. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meluncurkan transportasi publik Pete-pete Smart di Anjungan Pantai Losari Makassar, beberapa waktu lalu. DOK/RAKYATSULSEL

WALI Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto akhirnya angkat bicara terkait kritikan Anggota DPRD Kota Makassar, Supratman mengenai Pete-pete Smart yang ditumpangi Danny saat mendaftar sebagai bakal calon wali kota di Sekretariat PAN dan Gerindra belum lama ini.

Danny menyebutkan bahwa rakyat sudah cerdas dan mengetahui yang mana baik dan tidak. Bahkan menurutnya kenapa harus dipermasalahkan karena memakai uang pribadi, bukan negara.

“Pakai uang pribadi untuk rakyat kok di kecam, pakai uang rakyat untuk kepentingan pribadi kok tidak di kecam, mereka pikir rakyat tidak mengerti,” ujar wali kota berlatar arsitektur itu, Rabu (10/5).

Menurut Danny, prototype Pete-pete Smart tidak perlu diributkan karena tidak ada yang salah. “Apanya yang salah, tidak pakai uang negara kok, jadi kalau diributkan kan aneh. Tetapi kalau masyarakat saya yakin sangat terima Pete-pete Smart,” tuturnya.

Danny juga membantah bahwa menggunakan APBD untuk merakit Pete-pete Smart tersebut. “Seluruh biaya yang digunakan dalam pembuatan satu unit Pete-pete Smart yang sebelumnya telah diperkenalkan ke masyarakat bersumber dari uang saku pribadi saya,” jelasnya.

Sehingga kata Danny, wajar saja jika dirinya menggunakan Pete-pete Smart tersebut dalam lingkup pribadinya. “Saya hanya berusaha memaksimalkan beroperasinya Pete-pete Smart tersebut. Apalagi kan masih tahap proses pembenahan. Selain itu, wajar kalau saya pakai juga saat mendaftar kemarin, karena uang pribadi yang saya gunakan,” beber Danny.

[NEXT-RASUL]

Sebelumnya, Supratman menilai jika Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan juru bicaranya melakukan pembohongan publik karena menyebut anggaran pembuatan Pete-pete Smart dibiayai dari kantong pribadi.

Supratman menyebutkan, anggaran untuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Makassar terdapat nomenklatur anggaran untuk biaya pembuatan Pete-pete Smart ini.

“Dalam APBD jelas tertera nomenklatur anggaran Pengadaan Transportasi Publik senilai Rp1,350 miliar. Nah, sekarang disebut tidak ada dalam APBD dan gunakan biaya pribadi. Ini pembohongan publik namanya,” tegas Supratman.

Menurut Supra-sapaan akrabnya- Pemkot Makassar dalam hal ini Wali Kota Danny Pomanto dan pembantu-pembantunya harus jujur pada masyarakat dan tak sekadar mencari pencitraan semata.

Pemberitaan tersebut membuat Pemkot Makassar angkat bicara. Melalui juru bicara bidang hukum Pemkot Makassar, Ramzah Tabraman mengatakan, apa yang diungkapkan oleh Supratman merupakan tuduhan yang dinilai mengada-ada dan sama sekali tidak berdasar.

“Penilaian tersebut merupakan suatu hal yang tidak berdasar sama sekali. Pak Supratman harusnya mengetahui jika anggaran pengadaan Pete-pete Smart tersebut memang ada dalam APBD 2016. Namun, tiga kali lelang tender dibuka, tidak ada satupun yang memasukkan penawaran. Makanya pak Wali (Danny Pomanto) berinisiatif membuat satu buah sebagai contoh saja, dan itu murni dari kantong pribadi,” ujar Ramzah saat menggelar jumpa pers didampingi Kabag Humas Pemkot Makassar di Retro Cafe, Jalan Botolempangan, Makassar, Jumat (5/5).

[NEXT-RASUL]

Menurutnya, karena tiga kali lelang tersebut tidak ada yang memasukkan penawaran, maka anggarannya juga kemudian menjadi silpa.

Ramzah juga mengatakan, jika pernyataan Supratman di salah satu media tersebut dinilainya telah menimbulkan persepsi yang buruk terhadap pak Danny. Baik sebagai seorang wali kota maupun secara pribadi. (ale/D)


div>