Danny Paparkan ‘Home Care’ di Gresik

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menjadi narasumber di Gelar Pameran dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur 2017, di Gelora Joko Samudro Gresik, Kamis (18/5). foto: ist for rakyatsulsel.

GRESIK, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menjadi narasumber di Gelar Pameran dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur 2017, di Gelora Joko Samudro Gresik, Kamis (18/5).

Dalam pameran ini, wali kota mempresentasikan inovasi Pemerintah Kota Makassar tentang pelayanan kesehatan gratis ke rumah selama 24 jam. Program itu yakni Home Care-Dottoro’ta.

Selama presentasi, wali kota berkali-kali mendapat aplaus meriah dari peserta. Begitu pun pada sesi pertanyaan, hampir seluruh pertanayaan ditujukan ke wali kota meski terdapat dua narasumber lainnya yakni Kadis Kesehatan Bangka dan Bupati Probolinggo.

“Ini merupakan terobosan kami orisinil dari Makassar. Pelayanan ini kami angkat saat pertama memimpin tiga tahun lalu, kami me-research kesulitan paling mendasar masyarakat, ternyata kesehatan,” ucapnya diberitakan Rakyat Sulsel, Jumat (19/5).

Layanan kesehatan ini, kata Danny adalah kesulitan paling dirasakan masyarakat, apalagi bagi warga miskin. Sehingga, pihaknya membuat inovasi yang hanya membutuhkan waktu kurang sepuluh menit untuk diagnosa pasien. Pasien tidak perlu memiliki kartu jaminan kesehatan apa pun atau identitas lainnya.

“Intinya kita ingin pasien diobati dulu, mau dia orang Makassar, pendatang, atau tidak memiliki jaminan kesehatan tetap kita layani, dokter kita datang ke rumah dan mendiagnosa,” ungkapnya.

Lanjut Danny, sapaan wali kota, program ini juga menggunakan teknologi telemedicine, sehingga dokter spesialis bisa tetap melakukan diagnosa baik berdasarkan hasil pemeriksaan EKG untuk penderita jantung dan USG untuk kehamilan dan penyakit dalam.

[NEXT-RASUL]

Sementara untuk penyakit ringan, bisa langsung ditangani oleh seorang dokter dan 2 perawat Home Care Dottoro’ta yang mendatangi rumah pasien.
Salah satu peserta dari Dinas Kesehatan Pekan Baru, Provinsi Riau, dr Zaini Rizal Rahim usai mendengar penjelasan wali kota langsung mengajukan pertanyaan.

Ia bertanya cara menjalankan terobosan tersebut mulai dari budget, cara memulainya, hingga hubungannya dengan kebijakan nasional JKN dan BPJS.

“Kami sangat mengapresiasi Program Home Care Makassar. Luar biasa sekali Pak, pertanyaan saya bisa tidak program inovasi bapak ini diduplikasi untuk diterapkan di daerah kami juga,” tany dr Zaini.

Danny menjawab, program ini telah menjadi program nasional telemedica nusantara sehingga setiap kota bisa mencontohnya. “Saat ini tiap hari Makassar kebanjiran tamu dari luar untuk belajar program-program inovasi kami, silahkan datang ke Makassar,” kunci Danny. (***)