KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Danny Pastikan Maju, Deng Ical Pikir-pikir

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 20 April 2016 21:29
Danny Pastikan Maju, Deng Ical Pikir-pikir

Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto dan Syamsu Rizal. foto: dok/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memastikan akan maju bertarung pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2018 mendatang. Sementara, Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal tak berkomentar banyak perihal maju atau tidak di pilwalkot mendatang.

“Iya planning begitu, tapi untuk ke depan saya sambil menunggu hasil survei untuk saya dan pendamping,” ujar ketika menerima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar di Balaikota, Rabu (20/4).

Saat ditanya siapa bakal mendampinginya, Danny enggan menjawab. Bahkan, ia menyerahkan sepenuhnya kepada hasil survei. “Kita tunggu saja hasil survei,” katanya.

Danny juga enggan menyebutkan masuk lewat jalur independen atau melalui Partai Politik (Parpol). “Saat ini juga saya masih pikir pembangunan di Makassar, bagaimana mensejahterakan rakyat,” ucapnya.

Sekadar diketahui, saat ini Danny memang rajin blusukan di kawasan kumuh, rumah warga, baik di lorong-lorong atau lokasi sampah di lingkup Makassar.

Terpisah, saat dikonfirmasi Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal, tak berkomentar banyak perihal maju atau tidak di pilwalkot. “Saya belum pastikan dek, karena belum ada niatku. Saat ini saya masih pikir tanggung jawab sebagai wakil walikota,” tuturnya.

Meski demikian, Deng Ical menuturkan, persoalan pilwalkot ia menyerahkan sepenuhnya ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat. “Untuk pilwalkot saya serahkan ke DPP Demokrat, siapa yang dinilai layak,” tutur Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel ini.

Kehadiran Komisioner KPU Kota Makassar sendiri di Balaikota Makassar untuk membahas kesiapan Pilwalkot 2018 mendatang.
Hadir pada kesempatan ini, Komisioner KPU Kota Makassar Abdullah Mansyur dan Syaefuddin bersama Sekretaris KPU Kota Makassar Sabri, dan sejumlah staf KPU Makassar.

Saat diterima di Ruang Kerja Walikota Makassar, Abdullah Mansyur menyampaikan rencana anggaran KPU Makassar terkait persiapan Pilwalkot Makassar 2018.

Diketahui, Pilkada Makassar akan berlangsung pada 2018, tahapannya mulai berjalan pada Juni 2017. Pengusulan anggaran untuk Pilwalkot Makassar dipecah dalam dua tahun anggaran. Dianggarkan di 2017 sebagai dana cadangan untuk mengantisipasi yang belum dianggarkan di 2018.

Payung hukum pengajuan rencana anggaran KPU didasarkan pada peraturan menteri, “Pengajuannya sesuai dengan Surat Menteri Keuangan No. F118/MK.02/2016 Tanggal 19 Februari 2016, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 51 Tahun 2015 tentang Komponen Biaya Pilkada,” jelas Abdullah. (***)


div>