SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Danny Pastikan Tiga Program Pemkot Beroperasi Agustus

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 12 Juli 2018 11:00
Danny Pastikan Tiga Program Pemkot Beroperasi Agustus

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, foto bersama dengan jajaran pejabat dan pegawai Pemkot Makassar .foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berusaha menyelesaikan tiga program yang dianggap penting. Pasalnya, berkaitan dengan kepentingan warga Kota Makassar, yakni PKL Kanre Rong Karebosi, relokasi Pasar Sentral Makassar, dan PTSP Bintang lima.

Ketiga fokus tersebut, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto, mendesak semua Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) terkait untuk merampungkan Agustus.

Danny mengatakan, saat ini pihaknya sementara membahas satu per satu dari ketiga fokus tersebut, program pertama yang dibahas yaitu program PKL kanre rong yang baru saja dibahas semua SKPD terkait.

“Tadi itu kita bahas Kaki Lima dalam rapat (Kanre Rong), sebentar lagi ini baru Pasar Sentral,” kata Danny Pomanto, Rabu (11/7).

Danny mengakui, khusus relokasi Pasar Sentral Makassar, pihaknya sudah menyelesaikan semua persoalan administrasi, baik untuk pembangunan maupun relokasi semua pedagang ke New Makassar Mal, baik pedagang kaki lima dan pedagang resmi.

“Semua surat sudah kita tanda tangani, Insya Allah secepatnya,” ucap Danny.

Selain itu, wali kota dengan latar belakang arsitek ini, meminta kepada pihak kecamatan untuk menata PKL, seperti penataan PKL di Kanre Rong Karebosi pada rapat koordinasi.

Hadir 36 varian menu makanan dan minuman yang akan disajikan. Selain itu, Kanre Rong yang bertempat di Karebosi ini, juga didukung fasilitas WiFi gratis yang bisa dinikmati masyarakat.

‚ÄúVarian makanan, minuman, serta jajanan tradisional yang dihadirkan merupakan menu istimewa dan ikon kuliner Makassar,” ujarnya,

Danny mengharapkan PKL juga dapat melibatkan UMKM binaan yang ada di setiap kecamatan, agar semua elemen dapat berpartisipasi dalam Kanre Rong

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Evy Aprialty, mengatakan, kawasan Kanre Rong Karebosi hanya akan difokuskan makanan dan kerajinan khas Kota Makassar. Hal ini juga sekaligus memperkenalkan kuliner Makassar.

“Makanan dan kerajinan fokus kita, intinya 17 Agustus semua kios-kios di Kanre Rong,” ucapnya.
“Pak Wali (Wali Kota) sangat serius mengurus kaki lima ini, makanya beliau yang langsung memimpin rapat,” tambahnya.

Diketahui, ketiga program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diprediksi mampu memberikan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. Termasuk kawasan Kanre Rong diprediksi mampu memberikan sumbangan PAD sebesar Rp17 miliar.

Angkat Rp17 miliar tersebut sudah termasuk pemasukan dari sektor parkir. Makanya itu, untuk memaksimalkan pendapatan di sektor parkir pihaknya meminta agar PD Parkir memikirkan solusi perihal penataan perparkiran di kawasan.

Untuk Kios di Kawasan Kanre Rong, disiapkan sebanyak 350 lapak yang akan diisi pedagang kaki lima di Jl Sunu dan sekitaran Masjid Al Markaz Al Islami. (*)


div>