JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Danny Perkenalkan Pete – Pete Smart di PAK 2016

Reporter:

Editor:

dedi

Jumat , 09 Desember 2016 21:55
Danny Perkenalkan Pete – Pete Smart di PAK 2016

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memperkenalkan pete – pete smart saat menghadiri Seminar Nasional dan Pameran Arsitektur Kota 2016, yang digelar di Hotel Imperial Arya Duta dan jalur pedestrian Jalan Penghibur, Jumat (9/12).

Pete – Pete Smart diagendakan launching pada 12 Desember 2016 nanti bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Berbeda dengan pete – pete yang selama ini mengaspal di jalan – jalan Makassar, konsep pete – pete smart lebih ramah lingkungan karena memanfaatkan energi surya selain bahan bakar premium sebagai sumber energi.

Angkutan umum roda empat itu didesain menampung 16 penumpang yang dapat duduk ataupun berdiri dan dilengkapi fasilitas wifi, dan ac bagi penumpangnya.

“Pete – pete smart menjadi transportasi publik untuk masa depan,” kata Wali Kota Danny.

Selain memperkenalkan pete – pete smart, pemegang sertifikasi tertinggi bidang Arsitektur itu juga memperkenalkan sejumlah program Pemerintah kota (Pemkot) Makassar.

Dipaparkannya, camat dan lurah di Makassar menjalankan protokol Sentuh Hati yang bertujuan mendekatkan pemerintah kepada rakyatnya.

“Camat dan lurah mengunjungi rumah warga untuk mengetahui keluhan warga juga menyampaikan program dan kebijakan pemerintah kota sehingga dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Wali Kota Danny.

Protokol Sentuh Hati mengatur kegiatan lurah dan camat setiap minggunya. Senin, camat dan lurah melakukan kordinasi ke atas, bawah, samping kiri dan kanan dengan menggelar rapat.

Selasa hingga Kamis, camat dan lurah mengunjungi rumah warga untuk mengetahui keluhan warga dan mensosialisasikan program serta kebijakan Pemkot Makassar. Camat dan lurah mengunjungi sekurang – kurangnya 20 rumah dalam sepekan.

Hasil kunjungan ke rumah warga dilaporkan setiap Jumat dengan melakukan evaluasi. Sementara itu, Sabtu dan Minggu dimanfaatkan untuk kerja bakti di wilayah masing – masing. Hari Minggu juga dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi bersama warga dengan menggelar kegiatan – kegiatan yang bermanfaat.


div>