KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Danny Pomanto Aktif Kembali Sebagai Walikota Makassar

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 04 Juni 2018 12:27
Danny Pomanto Aktif Kembali Sebagai Walikota Makassar

Walikota, Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI salam komando dengan Penjabat Gubernur Sulsel, Sony Sumarsono di Kantor Gubernur. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Moh. Ir. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto resmi kembali menjabat sebagai Wali Kota Makassar setelah Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menyerahkan surat pengaktifan sebagai Walikota Makassar, di Ruang Rapat Pimpinan Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (4/6).

Sebelumnya Wali Kota Makassar Nonaktif, Moh Ramdhan Pomanto mengikuti kontestasi Pilwalkot Makassar dan digantikan sementara oleh Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal selama kurang lebih empat bulan.

Soni Sumarsono memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya buat Danny dan Deng Ical atas kerjasamanya selama ini menjaga kota Makassar, apalagi selama kontes pilkada berlangsung.

“Selamat atas aktifnya kembali Danny Pomanto, selamat bertugas dan terimakasih kepada deng ical yang selama ini menjalankan kepercayaan rakyat sebagai Plt Walikota Makassar dengan baik,” ucap Soni.

Soni menuturkan sebenarnya masa cuti Danny berakhir pada 23 Juni 2018 mendatang. Namun, Danny datang berkunjung untuk memcabut cuti lebih cepat. Dengan alasan, ingin melanjutkan kembali tugasnya sebagai Wali Kota Makassar.

“Sudah ada dalam aturan tidak apa-apa jika Wali Kota nonaktif lebih cepat mencabut masa cutinya. Ini juga karena kepentingan masyarakat dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin,” jelas Sony.

Olehnya itu, aktifnya Danny kembali Sony berharap dapat bekerja dengan maksimal dan melanjutkan apa yang sudah menjadi prioritas sebelumnya.

Sementara, untuk tahap awal ada 3 point yang akan dilakukan Danny diantaranya melanjutkan apa yang sudah tercatat di dalam APBD.

“Kita akan kordinasi dengan semua unsur pemerintahan karena Ini sudah menjadi amanah negara yang harus dilaksanakan. Kedua itu menciptakan pilkada damai dengan menjaga Kota Makassar aman dan ketiga itu menjaga kenetralan para ASN,” pungkas Danny. (*)


div>