KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

Danny Tinjau Pasar Butung Pasca Terbakar

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 08 Juni 2017 17:00
Danny Tinjau Pasar Butung Pasca Terbakar

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Grosir Butung, Jalan Sulawesi, Kecamatan Wajo, Kamis (8/6). foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meninjau lokasi kebakaran di Pasar Grosir Butung, Jalan Sulawesi, Kecamatan Wajo, Kamis (8/6).

Saat berada di lokasi kebakaran Wali Kota Danny menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran yang menimpa pedagang Pasar Grosir Butung sehari sebelumnya.

Ia juga mengingatkan PD Pasar, Kepala Pasar, dan para pedagang untuk senantiasa mewaspadai musibah kebakaran khususnya di lingkungan sekitar dan di titik-titik (pasar) lain pada umumnya.

Selain itu, Danny juga memastikan akan segera mengevaluasi kembali sistem dan kelayakan gedung Pasar Butung dari segi fasilitas jika sewaktu-waktu terjadi musibah serupa.

“Ini harus dikaji ulang mengenai fasilitas dan kelayakan gedungnya. Saya akan segera evaluasi kemudian diterbitkan SLF-nya (Sertifikat Layak Fungsi) seperti di Pasar Sentral,” ujar Danny.

Menurutnya, tidak hanya pasar Sentral dan Butung yang harus mengantongi SLF, tapi semua bangunan pasar wajib mengantongi SLF tersebut, demi menjamin keamanan penjual dan pembeli di dalamnya.

“Selain itu, ke depan untuk mengantisipasi ancaman kebakaran, Pemerintah Kota Makassar akan menempatkan armada Damkar di setiap pasar,” kata Danny.

[NEXT-RASUL]

Kesigapan petugas Damkar memadamkan api, sehingga tidak meluas ke lods lainnya juga diapresiasi wali kota. Carester (Care Rescue Center) yang berada di pintu tol pelabuhan juga dikatakannya berfungsi maksimal saat kebakaran terjadi.

Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Imran Samad, yang turut mendampingi wali kota ke lokasi menyampaikan, saat kebakaran terjadi, tercatat sebanyak 36 armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dan 90 petugas Damkar diterjunkan ke lokasi kebakaran.

“Mereka berasal dari Posko Induk dan Posko Utara (Panakkukang). Alhasil, api pun berhasil dikuasai sekira 15 menit setelah petugas mulai menyemprotkan air,” jelas Imran Samad, yang saat itu memimpin langsung petugas Damkar di lapangan.

Diketahui Pasar Grosir Butung terbakar pada Rabu siang, 7 Juni 2017 kemarin. Api ditengarai bersumber dari lantai 2 Toko Ardilla milik Yudi sekira Pukul 11.00 Wita.

Sehari-hari, ruko berlantai 3 itu, difungsikan Yudi berdagang sarung, selimut, karpet, dan perlengkapan rumah tangga. Lantai 1 difungsikan sebagai toko sementara lantai 2 dan 3 berfungsi sebagai gudang. (***)


div>