SELASA , 23 OKTOBER 2018

Dari Pelaksanaan Porda XVI 2018 di Kabupaten Pinrang Makassar Rajai Perolehan Medali Emas

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Sabtu , 29 September 2018 10:45
Dari Pelaksanaan Porda XVI 2018 di Kabupaten Pinrang Makassar Rajai Perolehan Medali Emas

PORDA. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, saat pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Pinrang. Hari ini, Sabtu (29/9), Porda akan ditutup secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Provinsi Sulsel, Tautoto Tanaranggina. Hingga malam tadi, kontingen Kota Makassar masih merajai perolehan medali emas.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Pinrang, akan berakhir hari ini, Sabtu (29/9). Hingga malam tadi, kontingen Kota Makassar masih merajai perolehan medali emas.

Klasemen sementara perolehan medali Porda Sulsel XVI di Kabupaten Pinrang, hingga Jumat (28/9) malam, kontingen Makassar semakin kokoh dengan raihan 68 medali emas. Jumlah medali emas Makassar sepertinya sangat sulit dikejar lagi oleh kontingen lain. Di posisi kedua ada Kabupaten Kepulauan Selayar, yang berhasil mengumpulkan 19 medali emas.

Ketua KONI Makassar, Agar Jaya, mengatakan, semangat bertanding seluruh atlit kontingen Makassar sangat besar. Hal itu terlihat dari target yang diberikan, ternyata bisa melampaui di beberapa cabor.
“Alhamdulillah, hingga hari ini sudah 68 emas, dan Makassar masih yang pertama di Porda Pinrang,” kata Agar Jaya.

Perolehan 68 medali emas tersebut diperoleh dari beberapa cabor. Meski begitu, Kontigen Makassar hanya diberikan target untuk beberapa cabor, dari 27 cabor yang dipertandingan di Porda XVI di Bumi Lasinrang.
“Ada beberapa (yang ditargetkan), dan target terbesar ada di dayung, renang dan emas,” ungkapnya.

Agar merinci, target yang diberikan untuk cabor renang sebanyak 10 emas, namun saat ini sudah mencapai 20 emas di hari kelima perhelatan Porda. Untuk cabor dayung, target yang diberikan yaitu sekira 12 emas, namun belum diketahui jumlah yang diraih.

“Dayung kita sudah lewat, tapi belum selesai. Ada juga cabor karate, itu kita target enam dan meraih sepuluh emas, kemudian pencak silat dari target enam sudah meraih tujuh emas,” bebernya.

Pihaknya punya cara sendiri meningkatkan semangat para atlitnya yang bertanding di Porda. Salah satu yang sering dilakukan, yakni mengelilingi semua pusat latihan atlit selama bertanding.

“Saya sering ucapkan ke mereka, Makassar Harus Sukses Di Bumi Lasinrang,” tegasnya.

Untuk menyukseskan kontingen Makassar di Porda Pinrang, pihaknya menganggarkan sekira Rp 18 miliar. Termasuk bonus untuk atlit yang meraih emas, perak dan perunggu, dari dana hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Anggaran tersebut sudah cukup untuk semua keperluan atlit selama bertanding. Yang mahal itu biaya kontingen, kemudian uang saku, konsumsi, pakaian, dan keperluan pertandingan,” jelasnya.

Ia berharap, atlit yang bertanding di Porda bisa meraih prestasi dan mempertahankan capaian di Porda sebelumnya. Pasalnya, latihan intens dan pemusatan latihan terus dilakukan sebelum Porda ini.

Sementara, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, menyampaikan rasa bangga akan semangat para atlet untuk memperjuangkan nama Kota Makassar, agar berjaya di Bumi Lasinrang. Atlit yang bertanding akan diberikan bonus jika meraih medali baik emas, perak dan perunggu.

“Soal bonus sudah diatur sedemikian rupa besaran yang akan diterimanya. Pemberian bonuspun dipastikan tidak ada kendala, pasalnya anggaran yang disiapkan tidak perlu waktu yang lama untuk pencairan,” kata Syamsu Rizal. (*)


div>