SENIN , 18 DESEMBER 2017

DBR Hati-hati Pilih Pendamping

Reporter:

Abdul Muis - Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Jumat , 24 November 2017 15:17
DBR Hati-hati Pilih Pendamping

Bakal Calon Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin (DBR)

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Pendaftaran calon bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wajo tahun 2018 dimulai 1 Januari mendatang.

Saat ini para figur yang berniat maju pada pesta demokrasi lima tahunan itu tengah sibuk dalam proses penentuan calon pendamping. Sebab posisi wakil kerap menetukan keterpilihan seorang calon kepala daerah.

Salah satunya calon Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin (DBR). Melalui juru bicaranya, Martono, DBR menyebutkan bahwa figur yang akan berpaket dengannya harus sesuai keinginan dan harapan masyarakat.

“Untuk penentuan paket mengacu kepada keinginan dan harapan masyarakat yang ditentukan melalui proses kuantitatif atau survei,” ujar Martono di Warkop Terminal Sengkang, Kamis (23/11) kemarin.

DBR sendiri menegaskan jika menentukan pasangan itu perlu ekstra hati-hati. “Cari pasangan tidak semudah membalik telapak tangan. Takut nanti mesranya hanya di pencalonan dan pas awal menang saja. Kemudian ketika mengisi pemerintahan tidak mesra lagi. Yang jadi korbankan masyarakat kalau begitu,” ujar DBR.

Kepala Dinas Kesehatan Wajo itu juga mengaku telah melakukan survei simulasi paket yang memasangkan dirinya dengan beberapa figur. Hasilnya, kata dia sangat baik, meskipun diakui proses yang dilakukan masih berjalan dinamis dengan mempertimbangkan banyak hal.

“Intinya kalau sudah mengerucut ke satu nama, itu tentu sudah melewati pertimbangan dengan baik, dan Insya Allah awal Desember sudah ada hasil survei dan menentukan satu nama pendamping,” jelasnya.

Sementara salah satu kader PKB, Anwar Sadat mengungkapkan jika dirinya sudah siap mendampingi DBR. “Kalau dia (DBR) pinang saya, saya pasti siap. Tapi kalau tidak, tidak apa-apa juga,” ujar Anwar Sadat di Kantor DPRD Sulsel, Kamis (23/11) kemarin.

Anggota DPRD Sulsle itu mengaku berniat maju mendampngi DBR lantaran adanya dorongan masyarakat dan dari partainya itu sendiri. “Banyak yang dorong, baik itu teman-teman di PKB, teman-teman alumni pondok pesantern,” jelasnya.

Terpisah, Setelah PKB menegaskan pasang badan mendorong Anwar Sadat berpaket DBR di Pilkada Wajo, pihak Partai Hanura angkat bicara.

Ketua Kadernisasi Partai Hanura Sulsel, Supriadi Arif mengatakan, partai pengusung DBR belum menyepakati nama wakil. “Semuanya belum final. Apalagi DBR menyampaikan penentuan calonnya nantinya di awal Desember, serta melibatkan partai pengusung yakni, Hanura, Golkar, dan PKB,” ujarnya.

Karena itu, imbuh Supriadi, bila ada partai akan pasang badan untuk mendorong kadernya, Hanura juga all out memperjuangkan orangnya, yakni Ketua DPC Hanura Wajo, Andi Syahrial Makkuradde. “Boleh saja mendorong, tetapi jangan mengklaim sudah berpaket. Partai pengusung tidak boleh begitu,” imbuhnya. (*)


div>