SELASA , 18 DESEMBER 2018

Debat Perdana Pilkada Luwu, Paslon Saling Adu Program

Reporter:

Lukman

Editor:

Kamis , 26 April 2018 22:00
Debat Perdana Pilkada Luwu, Paslon Saling Adu Program

Dua paslon di debat publik perdana pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu, di Aula Kantor Bappeda Luwu, Belopa, Kamis (26/4).

LUWU, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu menggelar debat publik perdana pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu, di Aula Kantor Bappeda Luwu, Belopa, Kamis (26/4).

Debat ini ikuti dua Paslon yakni pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu nomor urut 1 Basmin Matayyang-Syukur Bijak (BM-SBj) dan Paslon nomor urut 2, Patahudding-Emmy Tallesang(Pata-Emmy).

Adapun tema debat kali ini yakni “Pembangunan Ekonomi, Pembangunan Pertanian, dan Pelayanan Publik Untuk Kesejahteraan Masyarakat”.

Pantauan Harian Rakyat Sulsel, debat ini berlangsung seru dengan paslon beradu program jika terpilih menjadi pemimpin Luwu lima tahun ke depan.

Ketua KPU Luwu, Abd Thoyib dalam arahannya mengungkapkan, debat publik ini diharapkan bisa menjadi salah satu referensi untuk masyarakat Luwu dalam menentukan pilihan. “Beda pilihan jangan dijadikan permusuhan,” ujar Thoyib.

Paslon nomor urut 2, Patahuddin-Emmy Tallesang, mengungkapkan programnya jika kelak terpilih menjadi bupati. Diantaranya akan menjadikan Luwu lebih maju, mandiri dan berbudaya, memberi pelayanan prima, pelayanan kesehatan berbasis rumah, membangun islamic centre di Belopa, membangun infrastruktur jalan 1.000 km di Luwu, mengefektifkan bumdes.

“Dalam program pemerintahan akan menempatkan pejabat sesuai dengan kepangkatan, peningkatan SDM dan kesejahteraan bagi honorer. Begitupun dengan petani, menjaga kestabilan harga. Jika harga turun, pemerintah yang membeli,” ujar Patahuddin.

Sedangkan paslon nomor urut satu Basmin-Syukur Bijak dalam visinya akan memberikan pelayanan publik dan menggenjot pariwisata.

Untuk kebijakan kepada petani paslon yang mengusung tangline Setia Bersama Rakyat itu mengungkapkan akan memaksimalkan irigasi serta menjaga stabilitas harga, dan memberikan subsidi pupuk murah. “Untuk mencegah banjir dilakukan penanaman 50 ribu pohon sagu dibantaran sungai,” jelas Basmin. (*)


div>