MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Dekan FBS UNM Puji Prestasi Angkatan Pertama Lulusan PSGBD

Reporter:

doelbeckz

Editor:

Rabu , 20 April 2016 20:20
Dekan FBS UNM Puji Prestasi Angkatan Pertama Lulusan PSGBD

Mahasiswa Program Studi Profesi Pendidikan Guru Bahasa Daerah tengah berpose bersama Dekan FBS UNM Dr H Syarifuddin Dollah, Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Dr Syamsudduha, dan Kepala Sub Pendidikan Drs Muhammad Nasir usai diyudisium, Rabu (20/4). foto:rahmaniar/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 25 orang lulusan program studi profesi Pendidikan Sarjana Guru Bahasa Daerah (PSGBD) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang merupakan program lanjutan dari PSGBD Universitas Hasanuddin yang kini melanjutkan studi selama satu tahun untuk mendapatkan gelar sarjana pendidikan melalui kerja sama UNM dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel diyudisium, hari ini, Rabu (20/4).

Saat diyudisium, ke-25 lulusan dari berbagai utusan daerah di Sulsel ini, mendapat pujian dari Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM, Dr H Syarifuddin Dollah. Pasalnya, dari 25 orang tersebut, setengah diantaranya mendapat predikat cum laude atau pujian.

“Nilai kalian sangat membanggakan, 50 persen lebih yang mendapatkan nilai pujian, selebihnya sangat memuaskan, tidak ada yang memuaskan ataupun di bawahnya,” puji Syarifuddin Dollah didampingi Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Dr Syamsudduha dan Kepala Sub Pendidikan Muhammad Nasir.

Syarifuddin mengharapkan, para mahasiswa yang dibiayai penuh Pemprov Sulsel ini, dapat menerapkan ilmu yang dimilikinya serta dapat membuktikan prestasi yang diperoleh secara akademik melalui bukti pertanggungjawaban secara sosial di tengah-tengah masyarakat. “Tunjukkan bahwa nilai kalian yang telah diakui secara akademik juga pantas diakui secara sosial,” harap pria berkacamata ini.

Perlu diketahui bahwa, program studi PSGBD ini merupakan program unggulan dan lanjutan dari Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin sejak 2008 silam untuk mencetak guru-guru profesional di bidang bahasa daerah sehingga dapat menjadi pioner dalam pemertahanan bahasa daerah yang kian bergeser penggunaannya.

Di Unhas, program ini sudah berjalan lima angkatan. Setiap angkatan terdiri dari 50 orang lebih yang berasal dari kabupaten/kota di Sulsel.

Namun, saat dua angkatan sudah selesai, banyak alumni yang ditolak mengajar lantaran tidak memiliki surat mengajar atau akta, sehingga Pemprov Sulsel kembali melanjutkan bekerja sama dengan UNM agar mahasiswa alumni PSGBD Unhas tersebut bisa mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan (SPd).

“Kalian patut berbangga karena sudah mendapatkan dua gelar sarjana dari dua universitas berbeda, yaitu sarjana sastra dan sarjana pendidikan,” jelasnya.

Pada angkatan pertama ini, utusan Kota Parepare inisial Rn mendapatkan nilai tertinggi dengan IPK 3.94 dengan predikat yudiulsium pujian (cum laude). (***)


div>