SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Deklarasi Jokowi -Airlangga di Jeneponto Sepi Peminat

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Rabu , 01 Agustus 2018 17:09
Deklarasi Jokowi -Airlangga di Jeneponto Sepi Peminat

deklarasi yang digelar di Pondok Pesantren Darul I'tisham Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Rabu (1/8). (jejeth/RakyatSulsel)

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Deklarasi Jokowi – Airlangga yang digelar oleh Ikhwanul Mubballighin khusus untuk Indonesia Timur nampaknya kurang menarik perhatian masyarakat Kabupaten Jeneponto.

Hal itu terlihat saat deklarasi yang digelar di Pondok Pesantren Darul I’tisham Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Rabu (1/8) pada jam 11 siang ini ternyata tidak dihadiri oleh masyarakat sekitar.

Dari pantauan, terlihat hanya sejumlah pelajar pondok pesantren yang duduk di kursi tamu, itupun masih banyak kursi yang terlihat masih kosong.

Bahkan ketika Pengurus Pesantren Darul Ihtisan, Munawir Kamaluddin memberikan sambutan, sejumlah tamu masih sibuk berbincang tentang urusannya masing – masing.

Munawir Kamaluddin menambahkan, kegiatan yang digelar tersebut merupakan silaturahmi muballigh wilayah Indonesia timur dengan tujuan menggalan dukungan duet Jokowi – Airlangga.

“Kegiatan silaturahmi ini untuk menggalan duet Jokowi – Airlangga. Jokowi itu pemimpin sederhana, santun dan profesional. Tentu pak Jokowi masih untuk NKRI Baldatun Thoyibatun Warabbul Ghafur. Kedepan Saya berharap Jokowi – Airlangga,” jelasnya.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar yang merupakan kader Partai Golkar, juga tidak terlihat dalam deklarasi tersebut. Yang terlihat dalam deklarasi tersebut hanya pemerintah setempat, perwakilan Muballigh dari enam belas kabupaten/kota di Sulsel dan puluhan pelajar Pondok Pesantren Darul I’tisham Embo. (*)


div>