SELASA , 12 DESEMBER 2017

Deklarasi NA-ASS Tanpa Elit DPP

Reporter:

Editor:

Nunu

Senin , 23 Oktober 2017 09:53
Deklarasi NA-ASS Tanpa Elit DPP

DEKLARASI. Empat Partai Pengusung Pasangan Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman, yakni Gerindra, PDI-P, PAN, dan PKS menyerahkan rekomendasi usungan Pilgub di acara deklarasi NA-ASS di lapangan Karebosi, Minggu (22/10).

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Deklarasi pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS), digelar di Lapangan Karebosi Makassar, Minggu (22/10) dirangkaikan dengan jalan sehat.

Pada kesempatan deklarasi tersebut, NA-ASS menerima rekomendasi 4 partai politik untuk maju di Pilgub Sulsel 2018, Yakni Gerindra, PDIP, PKS dan PAN. Hanya saja, dalam deklarasi dan penyerahan rekomendasi tersebut tak dihadiri oleh perwakilan DPP Partai pengusung, sehingga DPD mewakili untuk menyerahkan rekomendasi. Bahkan terlihat di lapangan PAN Sulsel kompak tidak hadir.

Secara kalkulasi, dengan adanya rekomendasi dukungan 4 Parpol itu, dipastikan NA-SS mengantongi total 31 kursi, yakni Gerindra (11), PAN (9), PKS (6) dan PDIP (5). Jumlah tersebut sudah melebihi syarat usungan maju di Pilgub minimal 17 kursi.

Dalam orasi saat deklarasi, Bakal calon Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, menyampaikan rasa bangga atas masyarakat yang ingin hadir memenuhi undangan jalan santai dan deklarasi pasangan NA-ASS maju di Pilgub Sulsel.

NA juga menyampaikan apresiasinya kepada partai-partai pengusung yang sempat hadir dalam deklarasi sekaligus menyerahkan surat rekomendasi secara simbolis.”Penghargaan saya haturkan kepada seluruh masyarakat yang hadir, juga partai pengusung yang menyempatkan diri untuk hadir dalam dekarasi ini,” ucap NA.

Pria berlatar belakang akademisi ini, berpesan kepada seluruh elemen masyarakat dan Partai pendukung agar tetap solid dan kompak. Ia juga mengingatkan agar dalam kontestasi demokrasi politik lima tahunan ini, tidak boleh saling menjelek-jelekkan kandidat lain. Tetapi, menciptakan ide dan gagasan untuk kemajuan masyarakat Sulsel, agar menjadi jualan politik di masyarakat sehingga bermakna bagi semua pihak. “Sebagai orang kampus, saya berharap Pilkada Sulsel dipenuhi oleh ide-ide cerdas serta diisi dengan proses diskursus dan pembelajaran politik demi meningkatkan bobot perpolitikan di Sulsel. Mari kita menyambut kontestasi ini dengan tidak saling menjelek-jelekkan kandidat lain,” pesan NA.

Lebih lanjut Bupati Bantaeng dua periode tersebut mengajak pendukungnya untuk bertindak santun dalam memberikan dukungannya. Ia juga mengajak pendukungnya agar tak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak jelas di media sosial. “Tunjukkan bahwa pendukung Professor Andalan berbeda dengan pendukung kandidat lainnya. Jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak jelas,” ajak NA.

Usai deklarasi, saat ditanya perihal elit DPP partai pengusung yang tak hadir dalam deklarasi, NA menyebutkan ketidakhadiran para elit DPP Partai pengusung dikarenakan padatnya agenda politik. “Bukan DPP tak hadir, tapi banyak agenda sehingga hanya perwakilan DPD di daerah yang hadir,” terangnya. -Selengkapnya, baca di Harian Rakyat Sulsel edisi Senin, 23 Oktober 2017.


div>