RABU , 19 DESEMBER 2018

Dekranasda Gowa Akan Promosikan Malino di FEMME 2018

Reporter:

Lukman

Editor:

Rabu , 04 April 2018 18:40
Dekranasda Gowa Akan Promosikan Malino di FEMME 2018

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gowa saat melakukan audience dengan Bupati Gowa dan Penyelenggara Femme 2018, Ruang Rapat Bupati Gowa, Rabu (4/4).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gowa dipercayakan menjadi host sekaligus tuan rumah pada perhelatan pameran Fashion terbesar di Indonesia Timur Femme 2018, di Hotel Four Point Makassar, 11-15 April mendatang.

Dalam ajang ini, Dekranasda Gowa akan mempromosikan Malino sebagai destinasi wisata Kabupaten Gowa.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia dari Dekranasda Gowa, Fia Sahar ketika melakukan audience dengan Bupati Gowa dan Penyelenggara Femme 2018.

Ia mengatakan, pihaknya akan membawa Malino pada event tersebut. Pasalnya Femme 2018 merupakan event yang sebagian besar dihadiri oleh tamu luar kota maupun mancanegara.

“Alhamdulillah kita dipercaya menjadi host dan tuan rumah pada acara ini, kesempatan yang sangat bagus, sehingga kita akan pergunakan sebaik-baiknya agar destinasi Malino bisa dikenal oleh banyak orang apalagi kebanyakan yang berpartisipasi dalam acara ini orang dari luar, ” ungkapnya di Ruang Rapat Bupati Gowa, Rabu (4/4).

Selain sebagai ajang promosi, Fia membeberkan bahwa akan ada lomba Putri Bunga yang diadakan oleh Dekranasda Gowa yang diikuti oleh 30 peserta.

“Jadi kita adakan lomba Putri Bunga, semua serba bunga, pesertanya itu 10 dari ibu darmawanita kecamatan atau PKK, dan selebihnya dibuka untuk umum,” tambahnya.

Sementara itu, Chairwomen Femme, Icha Az Lili, mengatakan alasan memilih Dekrasanada Gowa sebagai kabupaten pertama dijadikan kerjasama karena Gowa memiliki potensi wisata dan budaya yang layak dikenal oleh masyarakat luar.

“Kenapa kita pilih Gowa, karena Gowa ini memiliki destinasi wisata dan kebudayaan yang layak diangkat dan dipromosikan, apalagi ini dihadiri 350 peserta yang mana hanya 10 persen dari Sulsel, 90 persen dari luar, sehingga kesempatan yang sangat baik untuk mempromosikan wisata khususnya malino pada masyarakat luas, serta kita pilih Dekranasda Gowa karena yang saya lihat orang-orangnya sangat aktif dan kreatif,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan stand khusus untuk Gowa dalam memperkenalkan apa saja yang menjadi khas dari Kabupaten Gowa itu sendiri.

“Dari Femme kami menyiapkam stand khusus untuk Dekranasda Gowa, kami juga persiapkan rangkaian acara khusus yaitu pemilihan putri bunga itu, bahkan perkenalan budaya persembahan tari pada pembukaan, lanjut sore fashion show pemilihan putri bunga tadi,” jelas Icha.

Ditempat yang sama, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, sangat mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, ini merupakan salah satu cara dalam memperkenalkan Malino menjadi destinasi wisata nasional.

“Saya sangat setuju Gowa dijadikan sebagai salah satu yang ambil bagian pada acara besar ini, karena kami memang sedang dalam mengembangkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Gowa, dan kami sedang mengganggas Malino jadi destinasi nasional,” katanya.

Dirinya berharap, Kabupaten Gowa khususnya Malino bisa dikenal sebagai salah satu Destinasi yang layak dikunjungi bagi masyarakat nasional dan mancanegara.

“Saya sangat berterimakasih, tetapi jangan hanya Malino yang dipromosikan tapi potensi wisata Gowa lainnya seperti Ballalompoa, dan saya berharap semoga kerjasama ini bisa mendatangkan hal positif, sehingga Gowa bisa dikenal masyarakat luar, serta jika ingin melihat keindahan alam silahkan datang ke Malino,” harap Bupati termuda sekawasan Indonesia Timur itu. (*)


div>