RABU , 23 MEI 2018

Delapan Figur Berebut Rekomendasi PKB

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Minggu , 21 Mei 2017 17:22
Delapan Figur Berebut Rekomendasi PKB

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Lembaga Pemenang Pemilu (LPP) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Parepare, Kapten Purn. Ramli, mengatakan, sejak pendaftaran pengambilan formulir di PKB dibuka pada tanggal 18 hingga 21 Mei, kandidat yang mendaftar total sebanyak delapan orang.

Dia memaparkan, kandidat-kandidat tersebut di antaranya, Ketua DPD I Partai Golkar Parepare, Taufan Pawe (TP), Ketua BPH Umpar Parepare, Yasser Latief (YL), Ketua DPD Partai NasDem Parepare, Faisal Andi Sapada (FAS), Mantan Legislator Makassar dari PKS, Asriady Samad (AS), kader Partai Demokrat Parepare, Yamin Aslan Tjanring (YAT), Ketua PMI Cabang Parepare, Taqyuddin Djabbar (TQ), Mantan Legislator Parepare, A. Abd. Rahman Saleh (Arsal), dan Legislator Parepare dari Partai Demokrat, Tasming Hamid (TSM).

“Kami membuka penjaringan, untuk memberikan wadah bagi kandidat yang serius. Dari delapan kandidat tersebut, hanya dua orang yang tidak diwakil saat pengambilan formulir, yaitu Arsal dan TSM,” katanya Minggu (21/05/2017).

Dia menjelaskan, pada saat pengambilan formulir kandidat dipersyaratkan membayar sebesar Rp250 ribu, dan pada saat pengembalian formulir kandidat dibebankan membayar sebesar Rp3,5 juta.

“Pengembalian formulir dibuka sejak tanggal 22 hingga 27 Mei, dan tidak boleh diwakilkan untuk melihat keseriusan kandidat,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPC PKB Parepare, Muhammad Nur, mengemukakan, berkas kandidat akan dilaporkan pada pengurus partai di tingkat wilayah. Selanjutnya, pihaknya akan memprioritaskan kandidat yang memiliki peluang besar, dalam memenangkan Pilkada 2018 mendatang. Selanjutnya, kata dia,

“Untuk teknis selanjutnya, tim turun melakukan survei, untuk menyaring tiga calon. Karena, ada tim survei yang disiapkan oleh partai. Yang jelas, syarat utama yaitu, komitmen memajukan Parepare dan membesarkan PKB,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, proses penentuan kandidat setelah melalui tahap administrasi, akan disaring dengan porsi 40 persen DPC, 30 perseb DPW, dan 30 perseb DPP. Biasanya, lanjut dia, kewenangan dilimpahkan pada DPC.

[NEXT-RASUL]

“Karena yang akan merasakan dampaknya​ adalah pengurus dan kader di daerah. Yang pasti, rekomendasi dari DPC yang akan disetujui oleh DPW dan DPP,” bebernya.

Adapun, tambah dia, untuk pengumuman kandidat yang diusung, akan disampaikan berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasi dengan partai lain, untuk keselarasan. (luk)


div>