SABTU , 18 NOVEMBER 2017

Demi Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Nekat Lakukan Ini

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Minggu , 20 Agustus 2017 11:04
Demi Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Nekat Lakukan Ini

int

RAKYATSULSEL.COM – Para pengedar Narkoba jenis Carnophen atau Zenith di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) rupanya tidak hanya dilakukan warga biasa. Warga berpendidikan tinggi pun, kini sudah mulai berani menjadi pengedar.

Seperti yang dilakukan Noor Hidayah (25), mahasiswi semester akhir salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin. Ia nekat menjadi pengedar Zenith.

Namun sial, baru beberapa bulan menjadi pengedar obat yang sudah dilarang dijual tersebut, warga Desa Loksado, Kecamatan Loksado, ini keburu diringkus jajaran Polres HSS, Kamis (17/8) sekitar pukul 16.00
Dari rumah mahasiswi ini polisi berhasil menemukan barang bukti sebanyak 400 butir Zenith dan uang sebanyak Rp 1 juta yang diduga hasil penjualan.

[NEXT-RASUL]

Kepada polisi, Hidayah mengaku nekat menjadi pengedar Zenith untuk mencari uang tambahan buat keperluan hidup sehari-hari dan biaya kuliah.

“Baru sekitar tiga bulan jadi pengedar. Itupun saya lakukan karena terpaksa untuk menambah keperluan hidup sehari-hari dan biaya kuliah,” ujarnya dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Minggu (20/8).

Diungkapkannya, Zenith yang dijual kepada warga didapatkan dari salah satu temannya dengan harga per keping Rp 25 ribu dan dijual lagi Rp 60 ribu. “Untungnya per keping sekitar Rp 35 ribu,” katanya.

Kapolsek Loksado Ipda Ikhwanul Muslimin membenarkan jajarannya sudah mengamankan seorang mahasiswi peguruan tinggi di Banjarmasin berasal dari Loksado.

“Tersangka sudah diamankan di Mapolres HSS untukdilakukan penyidikan lebih lanjut. Pelaku sendiri kami jerat pasal Pasal 197 jo Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman 10 tahun penjara,” tegas Ikhwanul.(fab/jpg/JPC)


Tag
  • narkoba
  •  
    div>