SABTU , 20 OKTOBER 2018

Demi Dukungan ke IYL-Cakka, Warga Rela Pasang Stiker di Rumahnya

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 15 Maret 2018 18:38
Demi Dukungan ke IYL-Cakka, Warga Rela Pasang Stiker di Rumahnya

Warga terlihat antusias menempel stiker IYL-Cakka di rumahnya.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tak salah jika popularitas dan tingkat keterpilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) selalu teratas. Dimana-mana, pasangan yang lekat dengan image Komitmen, Tegas dan Merakyat itu selalu jadi rebutan.

Lihat saja saat Cakka blusukan ke Lorong II Jalan Cendrawasih, Makassar, Kamis (15/3/2018). Di tempat ini, Cakka tak henti-hentinya didatangi warga setempat. Tak risih, Cakka menyapa warga di depan rumah yang dilintasinya.

Pemandangan menarik sempat terekam saat stiker IYL-Cakka jadi rebutan warga yang dibagikan relawan. Mereka pun sukarela dan menempel stiker bergambar IYL-Cakka dengan angka 4 itu di dinding depan rumah.

“Saya mau tempel stiker IYL-Cakka yang banyak-banyak di depan rumah. Supaya tidak ada tempat untuk stiker calon lain,” tutur Bachtiar, si pemilik rumah di lorong 2 itu.

Pemilik rumah lain seakan tak mau kalah. Stiker IYL-Cakka pun jadi rebutan. Tak sampai beberapa menit, stiker itu habis tak tersisa. “Minta ka juga pak, untuk saya bagi-bagi sama keluarga. Datang ki lagi besok,” timpal Wawan, warga lorong 2 lainnya.

Sebelumnya pemandangan serupa tersaji saat Cakka blusukan di Lorong 31 Jalan Cendrawasih, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Makassar.

Begitu masuk ke baruga lorong, warga setempat langsung menyambut Cakka. Mantan Bupati Luwu dua periode itu langsung memperkenalkan diri sebagai calon wakil gubernur.

Respon warga pun positif. “Iye sudah tahu. Pak Cakka ini kan wakilnya Pak Ichsan toh,” tutur Rosnah, salah satu ibu-ibu di lorong 31 itu.

Satu persatu warga yang mayoritas ibu-ibu berdaster di lorong itu mendekati Cakka. Mereka mengajak bersalaman dan berfoto. Saat berpamitan hendak beranjak, ibu-ibu itu pun meminta Cakka untuk tinggal lebih lama. “Pak Cakka, Appakabaji..,” teriak warga. (**)


div>