JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Demi Kemanusiaan, UMI-Amda Tingkatkan MoU Peduli Sesama

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Muhammad Alief

Selasa , 14 Agustus 2018 16:44
Demi Kemanusiaan, UMI-Amda Tingkatkan MoU Peduli Sesama

UMI melakukan perjanjian kerjasama (MoU) bersama The American Musical and Dramatic Academy (AMDA), di Gedung Manara UMI Lt. 9 Selasa (14/8/2018).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, terus melakukan upaya terbaik untuk meningkatan kejasama di bidang pendidikan.

Komitmen untuk lebih meningkatkan kinerja, dalam mewujudkan pendidikan berkualitas, dengan menggandeng berbagai pihak.

Hal tersebut terlihat saat UMI melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) bersama Asian Medical Doctor Association (AMDA) di Gedung Manara UMI Lt. 9 Selasa (14/8/2018).

Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding SE, MM dalam mengatakan tujuan utama MoU ini adalah kaitan dengan penanganan bantuan medis untuk sosial kemanusiaan.

“Misalnya seperti gempa bumi, tsunami atau musibah lainya. UMI dan AMDA saling berkoordinasi untuk salurkan bantuan medis,” ujanya.

Dijelaskan, ada empat poin penting dalam perjanjian nota kesepakatan ini yakni. Pertama, participation in the AMDA multinational medical mission, (Partisipasi dalam misi medis multinasional AMDA).

Kedua, use and exchange of human resources, (Gunakan dan bertukar sumber daya manusia). Serta ketiga use of shared facilities, (Penggunaan fasilitas bersama).

“Keempat, medical student exchange program and joint research development. (Program pertukaran pelajar kedokteran dan pengembangan penelitian bersama),” pungkasnya.

Presiden of AMDA, Shigeru Suganami M.D, Ph.D mengatakan, dirinya senang sekali berjunjung ke Makassar, dan jalin kerjasama dengan UMI. Menurutnya, ada tiga alasan kerjasama.

Pertama, kata dia saat sekarang banyak di berbagai belahan dunia bencana alam terjadi seperti gempa dan kejadian lainya.

“Selain di indonesia, di jepang juga sekarang terkenal ukiyama, terjadi juga banjir. Padahal prediksi tak terjadi bencana alam sehingga orang kaget,” katanya.

Kedua lanjut dia, hal penting dilakukan kerjasama masalah sosial kemanusiaan. Tak bisa ditangani satu negara, tapi semua negara.

“Sekarang zamanya negara saling membantu sesama,” tuturnya.

Ketiga orang muslim seluruh dunia 25 persen menyerukan saling membantu. Salah satu negara terbanyak muslim di Indonesia.

“AMDA juga suda bekerjasama Indonesia, Pakistan, Malaysia dan Afganistan. Hal penting kami kerjasama dengan UMI adalah sangat bermanfaat membuat orang senyum dan gembira. Ini salah satu tiket ke Surga,” katanya.

Diketahui, AMDA adalah jaringan internasional yang sangat besar kepedulian sosial jika ada bencana. Bahkan bergerak cepat mengirimkan tim bantuan darurat ke daerah bencana di seluruh dunia.

AMDA dalam memfasilitasi bantuan darurat dalam skala global. Multi-nasional kelompok profesional medis dan koordinator membantu korban bencana dengan menanggapi kebutuhan mendesak masyarakat lokal.

Jaringan luas memungkinkan AMDA untuk mengirimkan tim bantuan cepat dan efisien karena mereka dikirim keluar dari tempat yang dekat dengan lokasi bencana. (*)


Tag
  • AMDA
  •  
  • UMI
  •  
    div>