SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Demo di DPRD, Mahasiswa AKPER Bulukumba Pertanyakan Nasib Kampusnya

Reporter:

Salahuddin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 10 April 2018 16:30

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah mahasiswa Akademi Keperawatan (AKPER) Bulukumba berunjuk rasa di Gedung DPRD Bulukumba, Selasa (10/4/2018). Kedatangan mereka untuk mempertanyakan legalitas dan status hukum kampus AKPER Bulukumba.

“Mahasiswa AKPER Bulukumba terkatung-katung. Tenaga pengajar (dosen) malas mengajar. Bahkan, AKPER saat ini belum bisa menerima mahasiswa baru padahal, sudah waktunya penerimaan mahasiswa baru. Itu karena status dan legalitas AKPER yang tidak jelas,” kata Juru Bicara (Jubir) mahasiswa AKPER Bulukumba, Hendri, .

Hendri meminta kepada DPRD Bulukumba turun tangan membantu status dan legalitas badan hukum kampus mereka yang merupakan milik Pemkab Bulukumba.

Sementara itu, Anggota DPRD Bulukumba Syamsir Paro menuturkan, sesuai dengan undang-undang, Pemkab Bulukumba sudah dilarang mengelola perguruan tinggi. Karenanya, hanya ada dua opsi untuk menyelesaikan legalitas AKPER Bulukumba yakni, membentuk yayasan yang dikelola oleh AKPER Bulukumba atau bergabung dengan perguruan tinggi lain.

“Saya juga tidak ingin mahasiswa AKPER Bulukumba terkatung-katung. Karenanya, DPRD akan menyampaikan masalah ini ke Pemkab Bulukumba sebagai pemilik AKPER Bulukumba. Nanti kita lihat apakah kita membentuk pansus atau melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Pemkab untuk membahas masalah ini,” jelasnya. (*)


div>