KAMIS , 14 DESEMBER 2017

Demokrat Penentu di Pilgub Sulsel

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 24 Oktober 2017 11:20
Demokrat Penentu di Pilgub Sulsel

Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perimbangan kekuatan politik berpeluang lahir di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018. Kontestasi demokrasi terakbar lima tahunan tersebut, bakal menjadi pembuktian kongsi politik kuat yang melibatkan Partai Politik (Parpol) papan atas nasional.

PDIP dan Golkar memilih tak menyatu di Pilgub Sulsel. Golkar menggandeng NasDem dan PKPI untuk mengusung pasangan Nurdin Halid – Azis Kahar Mudzakkar (NH – Azis), sementara PDIP memimpin koalisi bersama PKS dan Gerindra sebagai kendaraan politik pasangan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (NA – ASS).

Berapa banyak kerjasama politik yang terbangun di Pilgub Sulsel, sangat bergantung pada keputusan final Partai Demokrat. Jika saja parpol besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini bergabung dengan PPP, maka bisa dipastikan kongsi politik pilgub melibatkan tiga poros kerjasama. Sebaliknya, koalisi head to head terjadi jika Demokrat merapat ke poros Golkar atau bergabung bersama PDIP.

Akumulasi perolehan suara/kursi dua parpol lain yang belum bersikap, Hanura dan PBB, tak lagi mencukupi untuk membentuk koalisi baru untuk memenuhi syarat pengusungan pasangan calon minimal 20 persen suara Pemilu dan atau jumlah keanggotaan di DPRD Sulsel.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Andi Timo Pangeran, mengungkapkan, DPP segera menerbitkan SK usungan pasangan cagub – wagub Sulsel.
“SK segera diterbitkan dalam waktu dekat. Tapi kapan dan siapa kandidat cagub – wagub Sulsel yang diusung, belum diketahui secara pasti,” ujar mantan anggota DPR RI ini, Senin (23/10) kemarin.

Beredar informasi jika rekomendasi usungan Partai Demokrat di Pilgub Sulsel bakal diterbitkan dalam pekan ini. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat DPW Sulsel, Selle KS Dalle, mengatakan, sepenuhnya bergantung pada sikap DPP.

“Tapi kemungkinannya tertunda atau sekitar awal November bulan depan. Ketua Majelis Tinggi DPP Demokrat, SBY, masih di luar negeri hingga 1 November nanti,” kata Selle, saat ditemui di kantor DPRD Sulsel.


div>