JUMAT , 20 JULI 2018

Demonstran di Soppeng Anarkis, Polisi Minta Bantuan Kodim, Ternyata…

Reporter:

Ilham

Editor:

Lukman

Senin , 05 Maret 2018 18:13
Demonstran di Soppeng Anarkis, Polisi Minta Bantuan Kodim, Ternyata…

Demonstran simulasi Pilgub di Soppeng saat bentrok dengan polisi.

SOPPENG, RAKYATSULSEL.COM – Polres Soppeng, Kodim 1423/ Soppeng dan Pemkab Soppeng melaksanakan Simulasi Sispamkota dalam rangka Pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel tahun 2018, di Lapangan Gasis Watansoppeng, Senin (05/03).

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Soppeng Kompol Catur BS yang disaksikan langsung oleh Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, Kapolres Soppeng AKBP Dedy Dewantho, Dandim 1423 Soppeng Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo, Ketua PN Soppeng Irianto Prijatna Utama, Ketua KPU, Panwaslu Soppeng, Para Unsur Forkopimda Kab. Soppeng, Perwira TNI Polri serta unsur terkait yang tergabung dalam pengamanan Pilkada serentak.

Wakapolres Soppeng Kompol Catur BS menjelaskan bahwa, adapun kegiatan simulasi Sispamkota diikuti oleh Ratusan Personil TNI Polri dan Pemkab Soppeng serta dari Dinkes Kab. Soppeng

Rangkaian kegiatan simulasi Sispamkota dan pengamanan Pilkada serentak yang dilaksanakan tersebut meliputi pengamanan tahapan pemungutan suara di TPS Lalabata Kota Soppeng.

Namun pada saat tahapan pencoblosan massa salah satu calon tersebut mencoba berbuat anarkis pada saat pengumuman karena tidak menerima hasil pemungutan suara namun dengan sigap personil Polres Soppeng mengamankan seorang provokator sehingga kegiatan bisa dilanjutkan dengan tertib.

“Pengamanan Tahapan penetapan hasil Pilgub dan Cawagub Sulsel, Diasumsikan pada saat KPU Soppeng mengumumkan hasil pemilu namun massa dari salah satu paslon yang kalah melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor KPU. Anggota Polres Soppeng yang sudah standby di kantor KPU memberikan pengamanan maksimal,” jelas Kompol Catur.

“Awalnya massa unras dihadapi dengan dalmas awal Polres Soppeng Kota namun karena eskalasi meningkat sehingga anggota negisiator Polwan Polres Soppeng turun dengan di back up dalmas awal selanjutnya digantikan oleh dalmas lanjut dari Polres Soppeng,” sambungnya

Dengan peralatan lengkap dalmas Polres Soppeng mencoba menghalau massa namun massa semakin anarkis dengan melakukan pembakaran ban dan melempari petugas sehingga di putuskan untuk meminta bantuan dari TNI Kodim 1423 Soppeng.

Dengan sigap anggota Pleton Dalmas menghalau massa untuk membubarkan diri dengan memadamkan aski bakar ban yang dilakukan oleh massa. “Untuk menghalau massa menggunakan water canon guna memecah massa sehingga situasi di Kantor KPU Soppeng berhasil diatasi dan massa akhirnya membubarkan diri,” jelasnya.

Kapolres Soppeng AKBP Dedy Dewantho pada saat acara itu,mengungkapkan, kegiatan simulasi Sispamkota dan pengamanan Pilkada Serentak 2018 yang dilaksanakan merupakan bentuk kesiapan Polres Soppeng dalam memberikan jaminan keamanan saat dilangsungkannya pesta demokrasi pemilihan kepala daerah

“Bersama seluruh instansi terkait serta elemen masyarakat yang ada, Polres Soppeng siap memperkuat sinergitasnya bersama TNI-Polri guna terpeliharanya situasi kamtibmas di wilayah hukum yang tetap aman kondusif,” ungkap AKBP Dedy.

Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, berharap Aparat Penegak hukum bersinergitas bersama dalam memelihara pesta demokrasi yang akan berlangsung hingga berlangsungnya tetap dalam keadaan aman dan tertib. (*)


div>